KENAPA HABIB RIZIEQ TERUS DITARGET "DIHABISI"


Tulisan Nanik Sudaryati (jurnalis senior) di fb:

Habib Rizieq terus dikuyo-kuyo, dikriminalisasi, difitnah, dibully dengan gambar-gambar yang keji ....Bahkan kata-kata kotor apapun dilontarkan ke Habib.

Sehabis tahajud tadi jadi mikir, kenapa sih Habib demikian dibenci?

Saya memcoba menganalisa sumber kebencian berbagai pihak ke Habib, dan meski belum sempurna rasanya saya dapat menyimpulkan, Habib harus dilumpuhkan dengan cara apapun, karena RAKYAT LEBIH MENDENGAR HABIB dari pada UMARO (Penguasa).

Tentu ini membahayakan, karena rakyat bukan di tangan Umaro tapi di tangan Ulama. Bahkan kalau anak seorang tokoh NU menyebut bahwa Islam yang radikal itu 11 juta saja di Indonesia (Pengikut Habib Rizieq disebut radikal), saya rasa salah besar, karena sekarang sejak penistaan agama itu, telah muncul kelompok Islam baru, yaitu Islam BERSATU dengan jumlah bisa mencapai setengah lebih penduduk Indonesia. Islam bersatu itu muncul bukan saja karena penistaan agama, tetapi juga karena dipicu sikap semena-mena umaro sehingga tercipta ketidakadilan hukum dan ketidakkesejahtearaan rakyat. Terkesan di mata umat negara ini milik segelintir orang dan para pemilik partai pendukung pemerintah.

Di kelas menengah yang mengenal gatget, antipati rakyat makin tinggi pada umaro, karena rakyat yang mengkritisi selalu dibully pasukan bayaran. Artinya umaro bukan mendamaikan rakyat, tapi malah "memelihara" pasukan untuk menggempur rakyat. (sikap memihara ini terlihat, Pasukan Cyber pendukung pemerintah diundang ke istana, dan memiliki kekebalan hukum saat seenaknya membully dan memfitnah siapa saja).

Berbagai akumulasi kekecewaan ini, tanpa terdesain justru menyatukan umat, dan menjadikan Habib Rizieq dan ulama pembela agama sebagai simbol Perlawanan terhadap kedzoliman.

Maka Umaro berpikir LUMPUHKAN Habib Rizieq dengan cara apapun. Sayangnya umaro lupa, semangat melawan kebathilan yang dipompakan Habib dan para ulama saat ini terlanjur menginfeksi tubuh umat Islam yang makin hari makin punya ghirah berjuang membela agama dan melawan kebathilan.

Allahuakbar.. Allahuakbar.. Allahuakbar!!


Baca juga :