Warga Sumbar Pasti Sambut Erick, Puan, Prabowo atau Ganjar, Tapi 90% Dukungan Tetap ke Anies

[PORTAL-ISLAM.ID]  Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat Letkol (Purn) Dr. H. Fauzi Bahar M.SI., Dt. Nan Sati, mendukung Anies Baswedan sebagai calon presiden. Bahkan dia yakin mayoritas warga Sumbar akan memilih bakal capres NasDem itu pada Pemilihan Presiden 2024 mendatang.

“Insya Allah [masyarakat Sumbar akan dukung Anies],” jelasnya.

Dukungan kepada Anies ini, lanjutnya, tidak hanya berasal dari warga Minang yang tinggal di Sumbar. Tapi juga masyarakat Minang yang berada di berbagai daerah lainnya.

“Kelebihan orang Minang, [yang menetap] di ranah ini hanya 40 persen. 60 persen di rantau. Seluruh provinsi, kabupaten, [warga Minang] ada di mana-mana. Di Timor Timur juga ada. Seperti anggota DPR. Kalau dari Sumbar kan cuma 14 orang. Tapi yang berdarah minang, lebih dari 80 orang. Ada dari Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan, Sulawesi,” jelas mantan Wali Kota Padang dua periode ini.

Meski mendukung Anies, katanya menambahkan, masyarakat tetap akan menerima kalau tokoh atau capres lainnya datang ke Sumbar. Seperti sambutan warga atas kehadiran Menteri BUMN Erick Thohir pada 20 Desember 2022 lalu.

“Kita orang Minang tidak pernah menolak tamu. Siapa saja. Mau [Ketua DPR RI] Puan [Maharani], [Gubernur Jawa Tengah] Ganjar [Pranowo], [Menhan] Prabowo [Subianto]. Kita welcome semua,” paparnya.

Selain menghormati tamu, lanjut purnawirawan TNI dari Angkatan Laut ini, ‘urang awak’ juga memiliki sejumlah karakter lainnya. Seperti egaliter dan berpihak pada kebenaran.

“[Masyarakat Minang] tidak berpihak pada arahan pimpinan. Dia berpihak pada hatinya. Dia akan lihat sendiri, nilai sendiri. Kalau bagus [calonnya], dia akan dukung,” tegasnya.

Karena itu pula dia yakin Anies akan menang di Sumbar. Sebab Anies merupakan calon terbaik dari semua aspiran capres yang saat ini. Bahkan Anies akan memproleh suara melebihi torehan Prabowo pada Pilpres 2019 lalu sebesar 85,95 persen.

“Insya Allah [suara Anies] di atas 90 persen,” demikian Fauzi Bahar. [warta-berita]