Tinggalkan Dunia Musik, Mualaf Theresia Ebenna Ezeria Kini Fokus Jadi Guru Ngaji: "Ternyata suara saya untuk ini (mengaji).."

[PORTAL-ISLAM.ID]  Penyanyi Theresia Ebenna Ezeria Pardede alias Tere kembali dibicarakan pekan ini setelah tampil berhijab di muka publik. Rupanya, ia telah hijrah.

Tere menceritakan perjalanan spiritualnya selama bertahun-tahun.

Tere memutuskan untuk menjadi mualaf tahun 2000.

Tere melewati banyak fase kehidupan dan jatuh bangun dalam karier.

Tere dikenal sebagai penyanyi sekaligus pencipta lagu.

Salah satu lagu ciptaannya yang terkenal, “Aku Wanita” yang dinyanyikan Reza Artamevia dan kemudian BCL.

Sempat hilang dari layar kaca, Tere kini sudah menjadi seorang mualaf dan memilih berhenti dari dunia musik.

Tere mengaku saat ini masih terus mendalami ilmu agama Islam, dengan belajar membaca dan memahami ayat suci di Al-Quran.

"Saya belajar Alquran mohon doanya semoga istiqomah. Saya juga ngajar, karena sebagai manusia itu belajar dan mengajar," kata Tere ketika ditemui di Masjid Agung At-Tin, Taman Mini, Jakarta Timur, Minggu (19/12/2022).

"Saya belajarnya tiap pekan, tapi kalau ngajarnya tergantung kondisi. Alhamdulillah lagi membersamai teman-teman mengenalkan huruf-huruf hijaiyah."

"Alhamdulillah dengan belajar dan juga mengajar, ternyata suara saya itu buat ini (mengaji)," ujarnya.

Wanita berusia 43 tahun yang lahir pada 2 Sepetember 1979 itu juga membenarkan dirinya memilih tinggalkan dunia musik, untuk memprioritaskan kehidupannya menjadi lebih agamis.

"Alhamdulillah saya sekarang menjadikan kegiatan berkesenian itu dengan salawat. Jadi Alhamdulillah saya tidak berkegiatan kesenian untuk kebutuhan ekonomi tapi justru untuk ibadah," ucapnya.

Tere merupakan seorang musikus dan penyanyi.

Ia berasal dari orang tua kelahiran tanah Batak, Sumatera Utara.

Tere adalah anak pasangan Tombang Mulia (TM) Pardede (ayah) dan Lersiana Purba (ibu).

Sebagai penyanyi, dia dikenal memiliki karakter vokal yang kuat.

Tere memulai pendidikan di SD Charitas St Stefanus, Jakarta (1985-1991), SMP Charitas St Stefanus, Jakarta (1991-1994), dan SMUN 70 Bulungan, Jakarta (1994-1997).

Setamat pendidikan awal, di melanjutkan studi di University of Indonesia, Diploma in Social and Political Sciences, Department of Communication Science (1998-2001) dan University of Indonesia, Bachelor in Social and Political Sciences, Department of Communication Science (2001-2005).

Dia mengawali karier di dunia tarik suara dari hobby menyanyi dan sebagai penyanyi latar di berbagai grup musik.

Saat masih sekolah di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA), dia sudah mulai senang dengan dunia band, bahkan, dia sudah beberapa kali memiliki grup band.

Tanpa disadarinya, bakatnya kemudian ditemukan oleh musikus Ahmad Dhani.

Berkat bantuan Dhani, ia memperoleh kontrak kerja sama dengan Aquarius Musikindo pada pertengahan tahun 1998.

Pada tahun 2000, dia berkolaborasi (featuring) bersama Pas Band dalam lagu Kesepian Kita yang diproduksi Aquarius Musikindo.

Dhani memproduseri album solo perdana bersama Tere bertajuk Awal Yang Indah yang dirilis Oktober 2002.

Album keduanya yang berjudul Sebuah Harapan pada Oktober 2003 dan Begitu Berharga untuk album ketiganya (September 2005) yang diproduksi oleh Aquarius Musikindo.

Meskipun Tere dibesarkan dalam keluarga non-Islam yang kuat, pada 2 September 2000, dia memutuskan untuk memilih Islam sebagai pegangan hidupnya.

Dia pun menambahkan nama Annisa di depan nama Theresia, menjadi Annisa Theresia EE Pardede, pada 6 Desember 2003.

Lewat kanal YouTube Ngaji Cerdas, ia membeberkan perjalanan agamanya itu.

Ternyata keputusan Tere berawal karena dia penasaran tentang pencipta alam semesta dan mempertanyakan konsep Tritunggal atau Trinitas dalam Kristen dan Katolik.

Setelah mempelajari Al-Qur'an terutama ayat tentang Nabi Isa AS, Tere akhirnya mendapatkan kebenaran yang ia percayai di surat An-Nisa ayat 157-158.

Yang merupakan dalil yang menjelaskan dari perspektif Islam bahwasanya Nabi Isa AS bukanlah orang yang disalibkan.

Tapi Allah angkat Nabi Isa langsung ke langit sebagai bentuk kasih sayang dan karuniaNya kepada Nabi Isa AS.

Tere pun hijrah dengan meninggalkan musik dan fokus untuk mendalami ilmu agama setelah memutuskan menjadi seorang muslimah.

[VIDEO]