Si Putih, Jatah Prabowo, 3 Periode

Catatan: Naniek S Deyang
 
Tadi saya di airport Malang, bertemu politisi merah yang sama-sama mau balik ke Jakarta. Meski dia merah, tapi termasuk suka baca tulisan saya😁😁.

"Mbak Naniek, sampean jangan ikut terjebak dengan ucapan 2024 jatah Prabowo, soal rambut putih dan wajah  berkerut. Kok sampean kayak orang baru kenal. Yang terjadi sekarang itu justru ada upaya dari lingkaran beliau yang terus berusaha keras bagaimana bisa tiga periode atau ada penundaan pemilu," katanya serius.

Saya tidak menjawab, karena sejatinya semua orang tidak akan bisa membaca politik beliau. 

"Ha..ha..iyo Mas, aku paham tapi mohon maaf biar pemahaman ini jadi rahasia saya," kata sy menghindar utk tidak berkomentar lebih jauh.

Kami tertawa bersama-sama, kemudian bercerita soal masyarakat Malang (Arema) yang hari ini demo karena tidak ada kejalasan hukum dari kasus Kanjuruhan. 

Melihat tulisan-tulisan di berbagai sudut kota Malang, dimana rakyat marah atas kasus yang terkesan menggantung, membuat saya mikir, antara rakyat bawah dan penguasa di atas sebenarnya gak nyambung. Hanya "relawan" dan buzzer aja yg sok umek alias lebay, seolah  negara ini milik kemarin yg datang ke GBK.

(source: fb)