Mengupas Pujian PS terhadap Jokowi

Mengupas Pujian PS terhadap Jokowi

Oleh: Ruby Kay

Sabtu, 24 september 2022, Prabowo Subianto menghadiri Muktamar XVI Persatuan Islam (Persis) di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Prabowo hadir mewakili Jokowi yang tidak bisa datang untuk membuka acara tersebut.

Disini gue ingin mengulas beberapa statement PS saat berpidato didepan para peserta muktamar yang tentunya punya pandangan dan pilihan politik beragam. 


-----

"Memang saya ini mantan Komandan Pasukan khusus. Kalian kenal saya semua. Saya juga mantan jenderal baret merah, apa coba kurangnya strategi segala macam. Tapi saya harus akui Pak Jokowi itu memang ilmunya di atas saya."

Statement diatas masih tergolong normatif, biasa diungkap bawahan sebagai sebuah compliment untuk menyenangkan hati atasan. 

-----

"Jadi memang ada suatu mitos mengatakan bahwa memang kalau politik negara itu yang unggul itu dari Solo dari Surakarta. Saya ini Banyumas, jadi ya masih satu klik lah di bawah Solo."

PS mengungkap mitos keunggulan Surakarta ketimbang Banyumas. Hmmm.... sebenarnya gak perlu mengungkap inferioritas teritorial saat berpidato didepan publik. Lagipula Panglima Besar Jenderal Soedirman dan Jenderal Gatot Soebroto itu orang asli Banyumas lho pak. Tak ada korelasi antara prestasi dengan asal-usul seseorang. Yang dari kampung pun kalau belajar dengan tekun bisa mengalahkan orang yang mengenyam pendidikan di Jakarta. 

-----

”Kita sekarang juga harus jujur dan mengakui prestasinya Presiden Joko Widodo harus kita akui. Kalau kita rinci satu persatu, saya ini rivalnya beliau sepuluh tahun saya rivalnya bener. Tapi saya akhirnya masuk kabinet beliau, saya saksi melihat komitmen beliau.”

PS mengajak khalayak ramai untuk mengakui prestasi Jokowi. Sebagai orang yang sudah diberi kursi basah di pemerintahan, wajar bila PS mengajak kita untuk mengapresiasi kinerja Jokowi. Tapi mau dipaksa juga gak bisa, karena tiap hari kita disuguhkan dengan policy (kebijakan) dan pernyataan yang bertolak belakang dengan janji-janji politik Jokowi. Pendukung fanatik PS sendiri sampai hari ini masih getol mengkritik inkonsistensi Jokowi.

-----

”Saya melihat keberpihakan beliau pada rakyat kecil, luar biasa pengorbanan pemerintah atau kebijakan-kebijakan pemerintah untuk melindungi rakyatnya yang paling miskin dan paling lemah.”

Fix. Ini penyataan PS yang paling LEBAY! Muji atasan gak sampe begitu juga keles. 😆

(fb)