BUZZER KEPANASAN... Gara-gara Anies Baswedan Dinobatkan Sebagai Bapak Kesetaraan Indonesia, Gereja Dikatain 'Gereja Pelacur'

[PORTAL-ISLAM.ID] Gara-gara Anies Baswedan dinobatkan sebagai Bapak Kesetaraan Indonesia, Gereja dikatain buzzer 'Gereja Pelacur'...
 
KELAKUAN BUZZER PEMECAH BELAH BANGSA SUDAH PADA TAHAP MENGERIKAN.... 

SEMUA AGAMA DIMUSUHI KALAU TIDAK SESUAI DENGAN KEPENTINGAN CUKONGNYA.... 

PANAS SEKALI DAN JADI GILA GEROMBOLAN BUZZER KALAU ANTAR UMAT BERAGAMA RUKUN... 

MAUNYA ANTAR UMAT BERAGAMA BERMUSUHAN... 

LALU MEREKA KAMPANYE RADIKAL RADIKUL... 

MENEBAR KETAKUTAN ANTAR UMAT BERAGAMA... 

KARENA ITU CARA MEREKA MEMENANGKAN CAPRES BONEKA CUKONG..

Resmikan Gereja, Anies Baswedan Dikalungi Syal Putih dan Dinobatkan Bapak Kesetaraan Indonesia

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mendapat sesuatu yang tak terduga saat meresmikan Gereja Pentakosta di Indonesia Jemaat Yordan Gading Griya Lestari, Cilincing, Jakarta Utara. 

Para jemaat menyanyikan lagu rohani berjudul 'Dia Buka Jalan' sebagai bentuk ucapan terima kasih atas kehadiran Anies. 

Tak hanya itu, orang nomor satu di DKI Jakarta itu juga diberi syal putih bertuliskan kalimat 'Gereja Gereja DKI Jakarta' di bagian kanan dan 'Terima Kasih Pak Anies' di bagian kiri. 

Perwakilan Gereja-gereja DKI Jakarta, Alma Shephard Supit mengungkapkan alasan di balik pemberian syal tersebut. 

Pihaknya mengapresiasi Anies sebagai gubernur yang dianggap mampu menyetarakan antar umat beragama. 

Pendeta itu mengatakan, tidak ada gereja yang bermasalah selama masa kepemimpinan Anies dari 2017 hingga sekarang. 

"Kami apresiasi dan anugerah dengan langkah bapak Anies Rasyid Baswedan sebagai bapak kesetaraan Indonesia, karena selalu menempatkan keadilan dan kesetaraan. Tuhan memberkati," kata Alma Shephard Supit di Gereja Pentakosta di Indonesia Jemaat Yordan Gading Griya Lestari, Cilincing, Jakarta Utara pada Sabtu (3/9/2022). 

Dalam kesempatan itu, Alma Shephard Supit juga menyampaikan Anies adalah sosok yang mengedepankan aksi nyata daripada sekadar rencana. 

Bukan tanpa alasan ia mengatakan hal tersebut. 

Sebab, pihaknya menilai politikus non partai politik itu memiliki pemikiran yang luas dan bijak. 

"Jangan menjawab pernyataan dengan pernyataan. Mari jawab pernyataan dengan kenyataan," ucap Alma Shephard Supit menirukan pernyataan Anies. 

Diwartakan sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan dua rumah ibadah umat Kristen hari ini. 

Pertama, Anies meresmikan Gereja Bethel Indonesia Jelambar Timur yang terletak di Penjaringan, Jakarta Utara.

Kemudian, ia juga menghadiri acara peresmian gedung Gereja Pentakosta di Indonesia Jemaat Yordan Gading Griya Lestari, Cilincing, Jakarta Utara. 

Orang nomor satu di DKI Jakarta itu berpesan agar antar umat beragama menjunjung tinggi persatuan. 

Meskipun beragam latar belakang, sesama warga Indonesia sudah seyogyanya menjaga keguyuban dan hidup rukun.

"Banyak tempat lain yang beragam tapi tidak bisa bersatu. Banyak tempat lain yang beragam tapi tidak bisa hidup bersama yang merasa kehebatan-kehebatan ini adalah semua bisa duduk bersama," kata Anies di Gereja Bethel Indonesia Jelambar Timur, Penjaringan, Jakarta Utara pada Sabtu (3/9/2022). 

Anies menyebut, semangat persatuan antar warga sudah seyogyanya terus dirawat.

Sebab, rasa persatuan tidak datang begitu saja, melainkan harus diusahakan setiap waktu.  

Menurutnya, cara merawat persatuan yaitu dengan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap warga. 

"Kita usahakan dengan apa? Dengan kesetaraan kesempatan dalam semua aspek. Begitu rasa kesetaraan ada, muncul rasa keadilan. Begitu muncul perasaan keadilan muncul rasa persatuan, otomatis dan itulah yang sedang kita ikhtiarkan di Jakarta," ujar Anies.

Eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menuturkan, persatuan tidak hanya berkutat pada kata-kata, tetapi perlu diaplikasikan dalam wujud nyata. 

"Tapi dia (persatuan) harus bisa menjadi karya ketika menjadikan semua ikut merasakan. Jadi Kami merasa sangat bersyukur dan kami berharap Gereja Bhetel ini menjadi sebuah gereja yang dirasakan manfaatnya melampaui jemaat," ujarnya. 

"Sebuah rumah ibadah ya bukan saja menjadi tempat menghubungkan kita kepada Sang Pencipta, tapi dia juga menjadi tempat di mana kita bisa terhubungkan dengan sesama ciptaannya. Inilah yang kita bangun bersama-sama di Jakarta," pesannya.