Puan Sebut Kenaikan BBM Diputuskan Eksekutif Bukan Legislatif, Netizen: Jadi Tugasmu Opo Mbak? Matiin MIC?

[PORTAL-ISLAM.ID]  Mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Said Didu singgung pernyataan Ketua DPR RI Puan Maharani yang mengatakan kenaikan BBM adalah keputusan pemerintah. Said Didu mengatakan kenaikan harga BBM itu terkait dengan subsidi. Dana subsidi itu ditetapkan DPR bersama pemerintah.

Hal tersebut disampaikan melalui akun twitter pribadinya @msaid_didu.

"Ibu Ketua @DPR_RI yth, sekedar mengingatkan bhw kenaikan Harga BBM itu terkait dg subsidi. Dana subsidi itu ditetapkan oleh DPR bersama pemerintah. Jadi bukan hanya ditentukan oleh eksekutif. Janganlah wakil rakyat membohongi rakyat," cuit Said Didu dikutip Populis.id pada Senin (22/8).

Cuitan Said Didu tersebut mendapatkan banyak respon dari warganet di twitter pribadinya.

"Jadi tugasmu OPO mbak sebagai ketua legislatif?. Matiin mik atau diam ketika eksekutif berbelok jalan hingga rakyat semua masuk jurang… Jangan begitu dong mba Puan," cuit akun @Ayuni******.

“Kelihatan Dia Tidak Paham Betul Fungsi dan Tugasnya sebagai Anggota DPR-RI, Bagaimana mau Nyapres Ibu..?” Cuit @andiam******.

“wkwkwk yg bgini mau jadi presiden yok piye nanti nasib bangsa ini” cuit @den****

“Koyo ngene Arep Dadi Presiden....?” cuit @Aa10**

Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan kenaikan BBM itu yang memutuskan pemerintah.

"Kenaikan BBM itu yang memutuskan pemerintah. Eksekutif, bukannya legislatif. Kita tunggu saja, apakah kemudian nantinya pemerintah menyikapinya seperti apa," ucapnya kepada wartawan di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta (21/8).[populis]