Nasihat yang indah dari Gus Mus... Kalau dilaksanakan

JANGAN MERASA BENAR SENDIRI

Sungguh nasihat yang indah dari Tokoh NU K.H. Ahmad Mustofa Bisri atau lebih sering dipanggil dengan Gus Mus. 

Beliau adalah pimpinan Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang. Gus Mus pernah menjadi Rais 'Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama pada tahun 2014 hingga 2015 karena menggantikan KH. Sahal Mahfudz yang wafat. 

Kutipan rangkuman isi buku nasihat Gus Mus:

"Dalam Islam, perbedaan pandangan atau madzhab merupakan suatu keniscayaan. Dalam konteks pelaksanaan ibadah, misalnya, ada banyak pendapat yang sama-sama lahir dari ijtihad, dari pemikiran dan perenungan yang kuat. 

Sayangnya, ada beberapa orang atau golongan yang merasa benar sendiri. 

Mereka menyalah-nyalahkan golongan lain yang memiliki perbedaan dalam hal beribadah. 

Padahal, mereka memiliki dasar dan pemahaman yang berbeda-beda. Juga, dari madzhab yang berbeda tentunya. Ironisnya, terkadang mereka terlalu sibuk memperdebatkan masalah ibadah itu, hingga tak sempat ibadah." 

Nasihat itu termasuk salah satu nasihat berharga dari Gus Mus. 

Buku ini merangkum nasihat-nasihat tentang agama, ibadah, pendidikan, akhlak, kemanusiaan, perdamaian, iman, dan motivasi hidup.

___

Sungguh nasihat yang indah.... kalau dilaksanakan... dan dimulai dari kita sendiri...

Rasulullah SAW bersabda:

ابْدَأْ بِنَفْسِكَ 

“Mulailah dari dirimu sendiri..."