Wawancara tvOne Soal Deportasi Singapura, UAS Ungkap Ada 'Orang Jakarta' Yang Kirim Info Bahwa UAS Teroris

[PORTAL-ISLAM.ID]  Ustadz Abdul Somad di acara CATATAN DEMOKRASI tvOne tadi malam (17/5/2022) mengungkap secara detil kejadian deportasi oleh pihak Singapura.

UAS menyebut sejumlah kejanggalan.

UAS menegaskan bahwa kejadian yang menimpanya adalah deportasi, karena sudah masuk Singapura. Jadi bukan ditolak masuk, UAS sudah masuk wilayah Singapura, lalu diinterogasi ditahan berjam-jam, baru kemudian dipulangkan ke Indonesia.

"Silahkan cek rekaman CCTV untuk membuktikan apakah pihak imigrasi Singapura yang bohong atau saya yang bohong," kata UAS.

UAS menyampaikan dirinya bukan kali pertama ke Singapura, tapi pernah ke Singapura dan tidak ada masalah.

"Saya pernah ke Singapura tahun 2012 dan tahun 2017, tidak ada masalah," kata UAS.

Kok sekarang jadi masalah?

UAS kemudian bercerita bahwa dia juga pernah mengalami hal yang sama (dicekal) saat mau ke Timor Leste.

Itu kejadian akhir 2018.

UAS punya agenda Tabligh Akbar di Timor Leste, kemudian akan bertemu dengan Uskup Timor Leste, serta Xanana Gusmao. Namun tiba-tiba tidak boleh masuk.

"Saya tanya kenapa kok mendadak tidak boleh masuk? Kenapa tidak jauh hari sebelumnya diberitahu? Katanya pihak Timor Leste baru mendapat kiriman info satu jam yang lalu dari Jakarta bahwa UAS adalah teroris," ungkap UAS.

SIMAK SELENGKAPNYA VIDEO:

Baca juga :