WASPADA! Lakukan Pelecehan Seksual, Eks Dosen Pendukung Jokowi Yang Sempat Ngilang, Kini Muncul Lagi dengan Akun Baru

[PORTAL-ISLAM.ID]  Aktivis Media Sosial @PartaiSocmed mengingatkan publik (khusus para wanita) untuk waspada karena eks dosen pendukung Jokowi yang dulu heboh kasus pelecehan seksual, kemudian ngilang dari medsos, kini muncul kembali dengan akun baru.

Namanya Bambang Arianto, dulu pakai akun twitter @BamsBulaksumur4.

"Masih ingat dengan Bambang Arianto alias @BamsBulaksumur4, pendukung Jokowi yg penjahat kelamin itu? Sekarang dia muncul lagi dgn me-rename akun lamanya menjadi @AnurandhaJogja. Para wanita harap hati2 ya..!" cuit akun @PartaiSocmed, Minggu (15/5/2022).

"Setelah ini (setelah terungkap -red) kemungkinan @AnurandhaJogja akan tutup akun sementara, lalu rename lagi, lalu cari mangsa lagi," ujar @PartaiSocmed.

Kasus ini ramai pada Juli 2020. Namun sayang, si pelaku cuma minta maaf, dan tidak diproses hukum oleh aparat.

Kasus pelecehan seksual bermodus riset pelaku diduga merupakan seorang dosen alumnus UGM bernama Bambang Arianto yang sempat mengajar di universitas Islam di Jogja.

Kasus tersebut mencuat setelah salah seorang korban berinisial LA membuat pengakuan di Facebook, (Kamis /30/7/2020).

Dalam pengakuannya, pelaku (si Bambang Arianto) menghubungi korban bermula dari Facebook. Pelaku sendiri diketahui memasang foto profil di akunnya dengan sosok perempuan berhijab besar.

Kepada korban pelaku (Bambang Arianto) mengaku sedang melakukan riset tentang swinger (saling tukar istri). Menurut keterangan korban, pelaku curhat bahwa ia dan istrinya sudah membuat janji dengan sepasang suami istri di sebuah hotel.

Dikutip dari akun @Teh_L, menyebut bahwa pelaku tak hanya sekali melakukan tindakan pelecehan seksual secara tak langsung tersebut.

Pelaku diketahui kerap melobi para korban lewat jaringan pribadi di akun-akun medsos mereka. Modusnya sama yakni sebagai riset tentang swinger sebagai bahan pembuatan bukunya.

"Ia japriin akun-akun cewe bahas penelitian tentang gaya hidup swinger di kalangan kelas sosial menengah ke atas. Kabarnya ada 40 orang yang cerita pernah dijapri," tulisnya.

Selain itu, fakta lain juga diungkap akun tersebut, bahwa pelaku juga pernah mengajak salah seorang korban dan mengaku sebagai sosok perempuan.

Berdasarkan tangkapan layar dari salah seorang temannya, akun @Teh_L menunjukkan bahwa pelaku pernah mengajak salah seorang korban untuk terlibat dalam fantasi swingernya.

"Iya aku pernah diinbox swinger itu, aku cek akun FB nya profilnya wanita berhijab besar. Aku cari riwayat inboxnya udah ga ada. Kalau waktu itu sih modusnya bukan riset, tapi dia bilang harus cari orang yang mau diajak swinger, kalau ngak dia bakal dipukul suaminya gitu, terus dia juga cerita enaknya swinger gimana, terus aman, dsb," isi percakapan tersebut.

Belakangan setelah namanya viral, Bambang Arianto pun membuat klarifikasi dan video permohonan maaf di akun Facebooknya yang sekarang sudah tak bisa diakses.