Top Gun Maverick, Operasi Militer Rusia & Iran

Oleh: Saief Alemdar

Salah satu isu yang sempat mencuat kembali sebelum Rusia melakukan Operasi Militer di Ukraina adalah kembalinya AS ke dalam kesepakatan Nuklir dengan Iran, atau yang dikenal dengan JCPOA Iran dengan P5 + 1. Intinya, negara-negara Barat khususnya AS harus mencabut seluruh sanksi atas Iran ATAU Iran akan melanjutkan program senjata nuklirnya.

Kalau sanksi dicabut, mungkin Iran akan menjadi negara yang sangat maju dan kuat. Selama 40 tahun terakhir Pemerintahan Mullah itu dikenakan sanksi dan embargo ekonomi, bahkan sekitar USD 250 miliar kekayaan Iran di luar dibekukan, namun mereka bisa survive dan bahkan semakin mandiri.

Nah, kaitannya apa dengan gambar Top Gun: Maverick? Kata orang, "If you have power to go for restaurant or cinema alone, you can do anything". Tadi malam aku ke bioskop sendirian jam 10 malam, nonton Top Gun 2, salah satu the most anticipated movies tahun 2022. Sequel film Top Gun yang pernah booming tahun 1986.

Spoiler alert!

Dalam film ini, para pilot muda Top Gun mendapatkan misi untuk menghancurkan tempat gudang pengayaan uranium di salah satu rogue nation (negara musuh). Meskipun tidak disebut secara spesifik, kita dapat menebak bahwa rogue nation itu adalah Iran, karena Iran saat ini sedang melakukan proyek pengayaan uranium untuk program nuklirnya. Ditambah lokasi gudang tersebut jauh di bawah tanah di antara gunung-gunung. Dan Iran saat ini punya beberapa lokasi fasilitas nuklir, salah satunya Fordow yang mirip seperti lokasi yang digambarkan di film Maverick.

Namun ketika serangan dilakukan, dan pesawat Capten Maverick ditembak jatuh, ternyata lokasi yang diserang penuh dengan salju, dapat dipastikan itu bukan Iran, tetapi Rusia. Kenapa? Karena pesawat yang mengintercept F-18 AS adalah Su-57.

Maverick selamat, dan berhasil mencuri pesawat temput F-14 Tomcat yang ada di pangkalan udara dekat lokasi fasilitas nuklir tersebut. Bicara F-14 Tomcat, lagi-lagi negara yang masih menggunakan pesawat itu di muka bumi adalah Iran. AS sendiri sejak 2006 telah memusnahkan seluruh F-14 nya, kecuali beberapa unit yang masih ada di museum.

Tahun 1978, pemerintah Pahlevi Iran membeli 80 unit F-14 tomcat dari AS, mengingat saat itu Iran masih sekutu AS. Tahun 1989 Pahlevi dikudeta oleh Ayatullah Khomeini, dan mendapatkan warisan 80 unit pesawat tempur F-14 yang hingga saat ini masih digunakan oleh angkatan udara Iran. Tidak hanya digunakan, tetapi juga dijiplak dan dikembangkan dikembangkan dengan nama seperti Kowsar, atau Saeqeh.

Anyway, Top Gun: Maverick benar-benar film yang layak ditonton, dan sepertinya Tom Cruise masih menggunakan susuk untuk menjaga penampilannya 😁

(fb)