Subhanallah... Tidaklah berlebihan bila dikatakan bahwa Al-Qur'an turun di Makkah dan di Madinah, kemudian dibaca di Mesir

Subhanallah....

Tidaklah berlebihan bila dikatakan bahwa al Qur'an turun di Makkah dan di Madinah, kemudian dibaca di Mesir.

Di Mesir ada radio al Qur'an ('Iza'atul Qur'an) yang sudah  mengudara 24 jam sehari semenjak 58 tahun. Qari yang ditampilkan di sana semuanya adalah orang-orang pilihan yang hafalan al Qur'an serta ilmu mereka tidak main-main. Mereka bisa dikatakan manusia termahir dalam masalah al Qur'an di dunia ini.

Setiap yang tampil di sana harus melalui seleksi ketat oleh para maha guru al Qur'an. Satu-satunya manusia yang lolos tanpa tes hanyalah Syekh Muhammad Shiddiq al Minsyawi.

Tidak ada satu kesalahanpun yang tampil di sana. 

๐Ÿ‘‰Beberapa hari ini khalayak dihebohkan dengan satu kesalahan yang dilakukan oleh seorang Syekh yang sudah mengudara semenjak tahun 2011. 

Tahukah kawan apa kesalahannya?

Ketika beliau membaca surah Yusuf di saat shalat Subuh yang disiarkan secara langsung oleh 'Iza'atul Qur'an beliau tersalah sedikit sekali, di mana bila orang awam mendengarnya tidak akan mengetahui hal itu:

ูَู„َู…َّุง ุฑَุฃَูŠْู†َู‡ُ ุฃَูƒْุจَุฑْู†َู‡ُ ูˆَู‚َุทَّุนْู†َ ุฃَูŠْุฏِูŠَู‡ُู†َّ ูˆَู‚ُู„ْู†َ ุญَุงุดَ ู„ِู„َّู‡ِ... (Yusuf : 31)

Kalimat (ุฑَุฃَูŠْู†َู‡ُ) raainahu yang "na" nya seharusnya dibaca pendek, tanpa sengaja terpanjangkan satu alif menjadi "raainaahu". Tapi Syekh segera tersadar dan memperbaiki bacaannya.

Namun sungguhpun demikian beliau menuai kritikan. Akibatnya beliau diberhentikan dari 'Iza'atul Qur'an". Selanjutnya akan ditinjau dalam sebulan, bila Syekh ternyata konsisten tanpa ada kesalahan lagi, Syekh hanya akan diberi teguran dan peringatan. Akan tetapi bila ditemukan kesalahan lain, Syekh akan mendapatkan perlakuan berikutnya yang lebih pantas.

Hal ini sekaligus memperlihatkan mu'jizat al Qur'an, bagaimana Allah memelihara Kalam-Nya sedemikian rupa. Sehingga membungkam mulut-mulut latah yang meragukan tentang kemurnian al Qur'an.

ุฅِู†َّุง ู†َุญْู†ُ ู†َุฒَّู„ْู†َุง ุงู„ุฐِّูƒْุฑَ ูˆَุฅِู†َّุง ู„َู‡ُ ู„َุญَุงูِุธُูˆู†َ

"Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Al Qur'an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya." (Al Hijr: 9)

Tahya Mish. Yahya al Azhar.

Alhamdulillah, tsumma al Ahamdulillah sudah pernah menghabiskan separuh umur di bumi Mesir, menyeruput ilmu al Azhar, memenuhi gendang telinga dengan 'Iza'atul Qur'an sampai saat ini dan meminum air sungai Nil.

(Oleh: Dr. Zulfi Akmal, alumni Al-Azhar)