Viral! Momen Bule-bule Serok Air Genangan di Mandalika

[PORTAL-ISLAM.ID]  Hujan deras yang mengguyur kawasan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah ramai diperbincangkan oleh warganet.  

Pasalnya, terjadinya hujan deras yang disertai angin kencang tersebut tidak hanya menunda jalannya lomba Race 1 World Superbike atau WSBK Mandalika 2021. Akan tetapi juga memberi gambaran kepada publik mengenai kondisi sirkuit yang sebenarnya. 

Dilansir dari Berita Politik RMOL, beredar sebuah video yang menggambarkan kondisi di sejumlah titik sirkuit tampak tergenang air dan beberapa spot lainnya terlihat becek penuh tanah. Akibatnya pengunjung jadi kesulitan berjalan. 

Selain itu, ada juga video yang menggambarkan kelakuan para bule atau orang asing yang tidak bisa ditemukan di sirkuit lainnya. 

Nampak seperti bule yang memanfaatkan turunnya hujan deras untuk bermain mandi hujan. Dengan hanya menggunakan celana pendek warna hitam, bule tersebut tampak berdiri disamping sirkuit kemudian membasuh badannya dengan menggunakan sponge.

Sementara itu, politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana juga mengunggah ulang video yang memperlihatkan situasi di paddock para pembalap saat guyuran hujan deras melanda sirkuit tersebut. Saat itu, air tampak menggenang di bagian halaman depan paddock. 

Lantas, seketika itu juga para kru balapan berlomba menangkal air masuk ke dalam paddock. Mereka terlihat menggunakan serokan air hingga sapu lidi. 

“Bule-bule pada nyerokin air. Hanya di Mandalika,” cuit Cipta Panca Laksana lewat akun Twitter pribadinya, Minggu 21 November 2021.

Mandalika pun ikut menjadi trending di twitter yang sebagian besar menyoroti aksi para bule tersebut.

“Padahal untuk drainase uda ngeluarin 85,9 m….mungkin ini faktor alam yg intoleran dan radikal kali ya” Tulis akun tintop_1 menanggapi postingan Panca.

Adapun soal air yang menggenang, Kepala Diskominfotik Provinsi NTB Najamuddin menjelaskan bahwa hal tersebut hanya masalah pada sistem drainase. 

“Tidak parah, hanya perlu dibenahi sistem drainasenya saja di jalan-jalan penghubung antarastan dan lokasi penjemputan,” ujarnya. [terkini]