Dikaitkan dengan Terorisme, Imam Shamsi Ali: Anies Aset Bangsa, Mutiara Bernilai Tinggi, Tuduhan Kepada Anies Karena Ada Pihak Yang Khawatir di Pilpres 2024

[PORTAL-ISLAM.ID] JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Basewedan dituding berada di pusaran tokoh teroris. Ia dikaitkan dengan penangkapan Ustadz Farid Okbah oleh Densus 88 atas kasus dugaan terorisme beberapa hari lalu. Hal ini lantaran Anies sempat bertemu dengan Ustadz Farid Okbah saat takziyah. (Baca: FITNAH BUZZER Pertemuan Anies Baswedan dan Ustadz Farid Okbah

Imam di Islamic Center of New York sekaligus Direktur Jamaica Muslim Center, Imam Shamsi Ali menyampaikan, dirinya sangat kenal orang nomor satu di Ibu Kota tersebut.

Menurutnya, mengaitkan Anies dengan terorisme adalah hal yang lucu.

“Saya sudah kenal dengan Anies Baswedan sejak sekolah di Amerika Serikat. Dan sering komunikasi dan berinteraksi selama Anies sekolah di Amerika Serikat. Saya kenal dia sebagai salah seorang putra bangsa yang brilliant. Anies itu aset bangsa. Mutiara yang punya nilai tinggi,” kata Shamsi Ali kepada KBA News, Minggu, 21 November 2021.

Apalagi lanjut dia, sekembalinya Anies ke Indonesia yang langsung mengabdikan diri kepada negara. Baik sebagai pendidik maupun sebagai birokrat. Dari dosen, Rektor Universitas Paramadina hingga ke Mendikbud RI dan saat ini Gubernur DKI Jakarta.

“Saya bangga bahwa pada semua itu dia mampu menunjukkan kapasitas dan integritas yang luar biasa. Hanya mereka yang hatinya tertutup dengan kebencian dan iri hati yang mengingkarinya,” jelasnya.

Menurutnya, ketika ada upaya mengaitkan Anies dengan terorisme, itu menunjukkan bahwa ada saja pihak-pihak yang merasa terancam dengan keberhasilan dan prestasi Anies Baswedan.

“Karenanya saya mengimbau agar hentikan politisasi terorisme. Tuduhan kepada Anies Baswedan tidak lepas dari upaya membunuh karakter karena khawatir eksistensinya, khususnya dalam konteks politik. Dan lebih khusus lagi dalam konteks Pilpres 2024 mendatang. Hentikan menggunakan kendaraan jahat terorisme untuk kepentingan politik,” ujarnya.

Anies Cucu Pahlawan Nasional

Anies Rasyid Baswedan, S.E., M.P.P., Ph.D. atau yang sering kita sebut Anies Baswedan merupakan Gubernur DKI Jakarta ke-16 yang mulai menjabat pada tahun 2017 hingga 2022. 

Anies merupakan anak dari Rasyid Baswedan dan Aliyah Rasyid. 

Dirinya juga merupakan cucu dari Abdurrachman Baswedan (AR Baswedan) yang merupakan pejuang pergerakan nasional dan pahlawan nasional. 

Anies lulusan Fakultas Ekonomi UGM (1995), kemudian melanjutkan kuliah masternya dalam bidang keamanan internasional dan kebijakan ekonomi di School of Public Affairs, Universitas Maryland AS pada tahun 1997. Ia juga dianugerahi William P. Cole III Fellow di universitasnya, dan lulus pada bulan Desember 1998.

Sesaat setelah lulus dari Maryland, Anies kembali mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan kuliahnya dalam bidang ilmu politik di Northern Illinois University pada tahun 1999. 

Dia bekerja sebagai asisten peneliti di Office of Research, Evaluation, and Policy Studies di kampusnya, dan meraih beasiswa Gerald S. Maryanov Fellow, penghargaan yang hanya diberikan kepada mahasiswa NIU yang berprestasi dalam bidang ilmu politik pada tahun 2004.(*)

Baca juga :