Ampun dah politikus PSI ini, tuding pengerahan buzzer bayaran untuk komen positif Anies Baswedan

[PORTAL-ISLAM.ID]  Politikus PSI Guntur Romli menuding adanya pengerahan buzzer-buzzer buat komen-komen positif di akun Instagram Anies Baswedan tiap komen dibayar Rp 1000.

"Ini Hoax. Tim @aniesbaswedan nggak pernah pakai buzzer. Fix. Kami tahu buzzer adalah hama demokrasi, yg menumpulkan akal sehat," kata @tatakujiyati yang merupakan anggota TGUPP.

"Ampyuun dah bang Jago, kagak ada matinyee bikin HOAX! Segala jurus dipake buat jatuhin pak Anies," ujar @marlina_idha mengomentari kicauan Guntur Romli di twitter.

Netizen menyebut tudingan politikus PSI itu seperti maling teriak maling.

"Maling triak maling
Sembunyi dibalik dingding
Pengecut lari terpontang panting," komen @ARen260.

"itukan cerminan mrk sendiri yg biasa pakai buzzeRp. gw yg dah lama dukung Anies aja, boro2 dibayar, malah bayar sendiri utk beli kuota. dukung Anies itu krn cuma berharap Indonesia bakal lbh baik..," komen akun @maspiyuaja.

"Musuh² dan hater @aniesbaswedan ga bs tidur.. liat muka²nua pada butek mikirin anies.. kaya jomblo bauh tanah.. 😆," komen @alonso_fp88.

"Kami Anies Lovers karena ingin ada perubahan utk negeri kami ...Krn kami cinta tanah air ...ingin mewariskan negeri yang adil dan sejahtera utk anak cucu kami ...jangan samakan kami dengan buzzerrp2 ya...Jelas bedanya !! Insya Alloh kami ikhlas lillaahi ta'alaa...," komen Yulie Gunawan.