Erick Thohir Mulai Serius Mempersiapkan Diri Dalam Pemilihan Presiden 2024, Sudah Mendapat Sinyal Dukungan dari Istana

Langkah Erick Thohir Menuju Pemilihan Presiden 2024

Sumber Tempo menceritakan bahwa Erick mulai serius mempersiapkan diri dalam pemilihan presiden 2024. Erick sudah membentuk tim khusus yang beranggotakan beberapa orang. Tim persiapan kontestasi pemilihan presiden itu dipimpin oleh pemilik media Wishnutama dan diisi oleh mantan presenter televisi, Prabu Revolusi. “Erick Thohir sudah mendapat sinyal dukungan dari Istana,” kata sumber tersebut.

Berbagai gerakan mulai bermunculan untuk mendukung Erick Thohir sebagai kandidat presiden dalam pemilihan presiden 2024. Salah satunya sosialisasi di media sosial yang berisi berbagai keberhasilan Menteri Badan Usaha Milik Negara itu.

Akun Instagram @jawab_et yang diikuti 11 ribu pengikut—terbanyak dibanding akun-akun serupa yang mempromosikan kerja-kerja Erick—kerap mengungkap berbagai program kerja dan keberhasilan Erick Thohir sebagai Menteri BUMN. Akun yang baru dibuat pada 12 September lalu itu mengkampanyekan kegiatan Erick disertai kuis berhadiah setiap harinya. Ada berbagai jenis hadiah yang dibagikan, dari iPhone terbaru, sepeda motor, emas, sepeda, hingga jam tangan pintar.

Akun tersebut menjelaskan dirinya sebagai akun kuis untuk sosialisasi kebijakan publik. Akun ini juga meminta pengikutnya mengikuti akun Instagram milik Erick sebagai syarat menerima hadiah.

Asisten pribadi Erick di bidang media, Ratna Irsana, mengaku tidak mengetahui akun tersebut. Ia mengatakan sudah pernah menginformasikan banyaknya akun yang mengatasnamakan Erick di media sosial.

“Silakan ditanyakan langsung kepada pemilik akun tersebut karena bukan kami yang membuat,” katanya.

Juru bicara Kementerian BUMN, Arya Sinulingga, juga menyatakan hal serupa. “Baru tahu saya,” kata Arya, kemarin. 

Adapun pemilik @jawab_et belum membalas permintaan konfirmasi Tempo lewat pesan langsung atau DM ke akun tersebut.

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menduga sejak awal Erick telah mempersiapkan diri untuk maju dalam pemilihan presiden 2024. Indikasi itu terlihat dari intensitas dia melakukan kunjungan ke berbagai daerah atas nama Menteri BUMN. “Dia seolah berupaya mengerek elektabilitasnya,” kata Adi.

Sumber Tempo menceritakan bahwa Erick mulai serius mempersiapkan diri dalam pemilihan presiden 2024. Erick sudah membentuk tim khusus yang beranggotakan beberapa orang. Tim persiapan kontestasi pemilihan presiden itu dipimpin oleh pemilik media Wishnutama dan diisi oleh mantan presenter televisi, Prabu Revolusi. “Erick Thohir sudah mendapat sinyal dukungan dari Istana,” kata sumber tersebut.

Wishnutama belum menjawab permintaan konfirmasi Tempo soal ini. Kepada Tempo, Prabu Revolusi mengaku tidak mengetahui keberadaan tim yang mempersiapkan kandidasi Erick tersebut. Juru bicara Kementerian Pariwisata ini berdalih bahwa dirinya hanya menjadi teman minum kopi Erick. “Sebagai jurnalis, berkawan baik dengan semua,” kata Prabu.

Nama Erick Thohir mulai mengemuka dalam kandidasi pemilihan presiden 2024 pada tahun lalu. Sekelompok anak muda yang berkecimpung dalam organisasi Indonesia Milenial Fest mendeklarasikan Erick sebagai calon presiden 2024 di D Hotel, Jakarta, pada 9 Maret 2020. Organisasi ini juga mendeklarasikan Bahlil Lahadalia, yang kini menjabat Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal, menjadi pendamping Erick. Arief Rosyid menjadi Ketua Umum Indonesia Milenial Fest ini.

Kepada majalah Tempo pada pertengahan Juli 2020, Arief—yang menjabat Komisaris Independen Bank Mandiri Syariah sejak 3 April 2020—mengaku membentuk organisasi bernama Milenial Fest, bukan Indonesia Milenial Fest. Arief juga menuding pria yang mengaku sebagai Ketua Umum Indonesia Milenial Fest di D Hotel telah mencatut namanya dan organisasinya. Menurut dia, Milenial Fest memberikan ruang yang sama kepada pemimpin muda di Indonesia untuk tampil.

Tak lama setelah deklarasi itu, spanduk dukungan terhadap Erick juga bermunculan di berbagai sudut Kota Medan. Sejak itu, sejumlah lembaga survei memasukkan nama Erick dalam jajak pendapat pemilihan 2024. Lembaga survei, seperti Puspoll Indonesia, KedaiKOPI, dan Arus Survei Indonesia, memasukkan nama bekas pemilik klub sepak bola Inter Milan itu ke dalam jajaran tokoh yang berpeluang menjadi calon presiden. Hasil sigi lembaga-lembaga itu menunjukkan tingkat keterpillihan Erick masih rendah, rata-rata di bawah 3 persen.

Survei terakhir oleh Indikator Politik Indonesia periode Juli hingga Agustus lalu juga menyebutkan tingkat keterpilihan Erick sebesar 1,6 persen. “Ini menarik karena nama dia masuk dalam radar responden kami,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi.

Baru-baru ini, sejumlah orang yang menyebut dirinya Jokowi Mania Jawa Timur mendeklarasikan pasangan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Erick Thohir sebagai kandidat presiden dan wakil presiden. Deklarasi itu digelar di Hotel Garden Palace, Surabaya, pada 17 September lalu.

Arya Sinulingga mengatakan Erick hingga kini belum berniat mengajukan diri sebagai calon presiden. “Sekarang masih berfokus pada kerja-kerja pemulihan kesehatan dan ekonomi akibat corona,” kata Arya, kemarin.

Adapun Ratna Irsana menjelaskan bahwa tak ada tim khusus yang dibentuk oleh Erick. “Selama ini, arahan Pak Erick jelas. Bekerja sebaik mungkin untuk mempublikasikan semua kegiatan dalam kapasitas sebagai Menteri BUMN,” kata Ratna. 

Saat menyambangi kediaman putri mantan Presiden Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid, di Sleman, Yogyakarta, pada 31 Agustus 2021, Erick tak membahas soal pemilihan presiden 2024 ketika ditanya oleh awak media. “2024 itu masih jauh. Hari ini Covid-19, ekonomi dan lapangan kerja rata-rata juga sulit,” katanya.

(Sumber: Koran TEMPO, 15/10/2021)