#BaniJamban ini sebenarnya Bukan butuh Jawaban, tapi Tembok Ratapan

PERHATIKAN RANGKAIAN TWIT DI ATAS... BETAPA DUNGUNYA...

Akun Putra Soekarno @saranpadang awalnya nuduh di era Anies APBD DKI tidak bisa diakses rakyat, beda dengan era Ahok. Lalu nuduh manipulasi APBD.

Lalu oleh mbak Tatak Ujiyati dikasih tahu kalau justru di era Anies keterbukaan E-budgeting disempurnakan jadi Smart Planning & Budgeting, dan tetap bisa dikases rakyat. 

Oleh mbak Tatak juga dikasih LINK nya untuk diakses: apbd.jakarta.go.id/landingpage/doc 

EHHH... bani jamban ini masih minta LINK APBD. Padahal sudah dikasih tuh LINK nya.

Ini rangkain Twitnya:

Putra Soekarno @saranpadang: Masalah nya Ahok saat jadi Dki1, dia sudah keburu melakukan transparency APBD DKI yg bisa diakses semua rakyat. Sebaliknya saat Anies Dki1 APBD tidak bisa di akses rakyat. Jika tidak bisa itu berarti ada sesuatu yg disembunyikan ujung nya mau coba memanipulasi apbd. 

La Ode Basir @bos_sir: Siapa yg WTP menurut BPK? Siapa yg dapat penghargaan akuntabilatas menurut Depdagri?

Putra Soekarno @saranpadang: Bagi ku gampang memilih pemimpin yg jujur. Jika Anies bersedia APBD DKI nya bisa di access oleh rakyat maka aku akan bangga dengan dia. Ahok lakukan itu. Sebab itu kubilang Ahok jujur. Kalau ditutupi berarti ada niat tidak jujur alias akal akalan.

Tatak ujiyati @tatakujiyati: Baru keluar dari goa? E-budgeting jaman Ahok bukan dihilangkan, tapi disempurnakan ol Anies. Kini namanya Smart Planning & Budgeting. APBD tetap bisa diakses publik. Budgeting terintegrasi dg planning. Bahkan lebih aman krn dibuat inhouse ol Pemprov DKI sdr. apbd.jakarta.go.id/landingpage/doc 

Putra Soekarno. @saranpadang: Minta link APBD nya, kirim ke saya biar saya share di sosmed saya bahwa apbd itu bisa di access oleh rakyat. Di Jakarta itu sudah banyak yg S2 dan bukan S2 jurusan agama.