Kaum Syiah Afghanistan Ancam Perangi Taliban

[PORTAL-ISLAM.IDMantan Wakil Presiden Afghanistan Mohammad Karim Khalili, yang merupakan salah satu pemimpin etnis Syiah Hazara, memberikan pernyataan tegas kepada Taliban.

Dalam pandangan Khalili, kabinet yang dibentuk Taliban dinilai tidak inklusif. Artinya, Taliban tidak melibatkan sebagian besar faksi politik yang ada di Afghanistan, termasuk kelompok Syiah Afghanistan dari etnis Hazara, Uzbek dan Tajik.

Sikap Taliban itu lah yang menurut Khalili tidak bisa diterima kaum Syiah Hazara, Tajik dan Uzbek. Oleh sebab itu, Khalili meyakinkan bahwa tiga kelompok Syiah tersebut akan melakukan konfrontasi bersenjata jika Taliban tidak menepati janjinya.

"Sejauh ini kita melihat kabinet sementara (Taliban) yang sama sekali tidak inklusif. Kelanjutan haluan ini tidak bisa diterima oleh kekuatan politik dan kelompok etnis lainnya," ujar Khalili, seperti dilansir Kantor Berita Rusia, TASS.

"Situasi ini pasti akan menjadi tidak tertahankan bagi Tajik dan Uzbek. Dan bersama mereka Hazara akan kembali ke medan perang," ancamnya.

Dalam data yang dikutip dari World Population Review, Hazara adalah salah satu kelompok etnis yang memeluk agam Syiah. Ada 4 persen etnis Hazara yang berdiam di Afghanistan.

(Sumber: Viva)