FENOMENA GARING, GIRING

FENOMENA GARING, GIRING

By Danke Soe Priatna*

Giring dengan PSI-nya, semakin menunjukan kualitas dan kapasitasnya, buat apa partai itu dibentuk, bersuara dan berada.

PSI itu, hanya seolah exist di DKI, menjadi oposisi di DKI, melawan semua kebijakan Anies dan menyangkal atau menepis semua pencapaian janji dan prestasi DKI.

Tak lebih, PSI hanyalah gerombolan labil kaum millenial yang pola fikirnya bikin mual.

Mereka hanya ingin dianggap ada, dengan cara menjadi penjilat penguasa pusat.

Owwhh... iyaa,
👉Apa pernah mendengar Giring dengan PSI nya menagih janji Jokowi bahwa September 6 tahun lalu ekonomi akan meroket?? Malah buktinya morat maritt.

👉Apa Giring dan PSI mempertanyakan janji Jokowi yang mau stop utang? Dan buktinya hutang semakin menggunung.

👉Apa Giring dan PSI berani mengatakan Jokowi seorang pendusta atau pembohong, karena berjanji stop import, nyatanya import semakin menjadi...

👉Apa Giring dan PSI pernah kritis soal TKA china yg deras dan bebas masuk dan di anak emaskan?

❌Tidak!!! 

Mereka mendadak budek, buta dan bego soal itu.

Mereka tersenyum melihat semua dusta dan kebohongan rezim Jokowi.

Karena mereka diam di ketek rezim Jokowi. 

Giring malahan menuduh dan mengatakan Anies lah yang pembohong...

Mereka diset untuk membuat gaduh di DKI saja.

Daerah atau provinsi lain... matii.

Fenomena Giring yang Garing ini, terjadi dikarenakan ketakutan besar kalau Anies menjadi Presiden 2024. Maka harus dibenamkan, dibunuh karakternya...

Padahal, dengan ketentuan Presidential Treshold sekarang, bisa saja Anies tersingkirkan secara "sopan". 

(We gonna discuss about this later on)

Dengan sikap Giring dan PSI, ini semakin membuat saya merasa ngeri, kalau saja benar  mereka ini wajah yang mewakili millenial pewaris negeri??

Pola fikirnya sudah penjilat berat??

Mungkin sebentar saja negeri ini, ditangan mereka akan tamat.

Lucu memang, 
Menamai diri Partai Solidaritas Indonesia...
Rasa Solidaritas nya itu. Hanya untuk menghargai kaum LGBT, Inus, pluralisme semu..

Sementara saat Mahasiswa dan buruh berdemo soal Omnibus Law.... Solidaritas mereka hilang...

Saat petani berdemo depan istana negara, bahkan ada yang mati, nggak ada Solidaritas buat mereka...

Lantas Apa mereka faham kenapa harus pakai nama solidaritas???

Lebih baik ganti nama jadi Partai Solitaire Indonesia,... dipojokan maen kartu.

Atau Partai Sirik Indonesia???

Kayaknya itu lebih pantas dengan kapasitas mereka.

Ah, Giring, nyinyiran dan sirikmu terlalu Garing.

Masih Banyak pemuda pemuda yang lebih berkualitas dibanding kamu...

(*fb penulis)