Masa Keemasan Islam di Andalusia & Surat Seorang Pasien Perancis

[PORTAL-ISLAM.ID]  Foto ini adalah foto patung ahli mata muslim dimasa keemasan Islam di Andalusia yaitu Muhammad bin Aslam Al-Ghafiqi di sebuah plaza katedral Salazar kota Cordoba (Qurtubah).

Al Ghafiqi (wafat tahun 1165 M) adalah ahli bedah, apoteker dan ahli penyakit mata. Al Ghafiqi adalah dokter pertama dimuka bumi yang melakukan operasi katarak mata manusia. Dia penulis The Right Guide to Ophthalmology (Al-Murshid fi ’l-Kuhhl).

Dalam kurun 10 tahun ini, bangsa Spanyol berusaha menghidupkan kebanggaan sejarah mereka yang berakar dari kejayaan masa Islam. Maka mereka membuat dan merestorasi banyak patung patung tokoh ilmuan Islam.

Ada cerita menarik dari patung ahli mata dan ahli bedah muslim yang juga ulama ini, seorang sejarawan Prancis Van Brussel merilis sebuah surat lama seorang pasien Perancis yang sempat dirawat dirumah sakit yang didirikan oleh Al Ghafiqi:

Ini adalah surat seorang pemuda Prancis yang dirawat di rumah sakit Qurtubah (Cordoba) selama pemerintahan Islam khilafah Umayyah di Andalusia, yang dikirimkan kepada ayahnya di Paris sekitar seribu tahun yang lalu. Saya terjemahkan apa adanya:

Dan ini isi pesannya: 

"Ayahku....."

"...Ayah menyebutkan dalam surat bahwa ayah akan mengirimi saya sejumlah uang untuk digunakan untuk pengobatan saya, tetapi saya tidak membutuhkan uang itu sama sekali; Karena pengobatan di RS Islam ini gratis, bahkan RS membayar 5 dinar untuk setiap pasien yang sudah sembuh, dan baju baru saat keluar dari RS agar pasien yang baru sembuh tidak dibebani oleh urusan mata pencaharian selama periode pemulihan..."

" Ayahku..."

"....Jika ayah datang mengunjungi saya, Ayah akan menemukan saya di departemen bedah dan perawatan sendi, dan di sebelah kamar saya ayah akan melihat perpustakaan dan salon membaca dan ruang kuliah, di mana dokter bertemu setiap hari untuk mendengarkan kuliah para profesor...."

"Sedangkan untuk bagian penyakit kewanitaan terletak di sisi kedua halaman rumah sakit, dan laki-laki tidak diperbolehkan masuk. Di sisi kanan halaman ayah akan menemukan salon besar yang didedikasikan untuk pasien yang telah sembuh; Di mana mereka pulih, salon berisi perpustakaan pribadi dan alat musik...."

"..Ayahku...."

"...Setiap titik dan setiap tempat di rumah sakit ini sangat bersih, kasur dan bantal tempat tidur ditutupi dengan kain damaskus putih, dan selimutnya terbuat dari beludru yang lembut dan menyenangkan. 

"...Semua kamar rumah sakit dilengkapi dengan air bersih yang mencapai kamar kamar itu melalui pipa khusus, dan di setiap kamar air itu dipanaskan selama musim dingin .." 

"Sedangkan untuk makanannya terdiri dari daging ayam dan sayuran, sehingga beberapa pasien tidak mau keluar rumah untuk mencari makanan yang enak...."

*Referensi: Kitab التفوق العلمي في الإسلام (Supremasi Keilmuan Peradaban Islam) oleh Amir (Pangeran Qurtubah) Jaafar Al-Arsahdy.

(By Hairul Anas Suadi)