Bang Rojak: "Cebong yang pindah ke darat itu sama beratnya dengan non-Cebong yang pindah ke kolam 不不不"

Pemerintah akhirnya Resmi Larang TKA Masuk Indonesia Selama PPKM

Hal tersebut, tertuang dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Permenkumham) Nomor 27 Tahun 2021 yang diteken oleh Menteri Yasonna Laoly pada Rabu 21 Juli 2021.

Keputusan pemerintah ini mendapat apresiasi salah satunya dari Tokoh NU Dr. Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir.

"Meski terlambat tapi keputusan ini harus diapresiasi. BuzzeRp yg ngeyel belain TKA masuk di masa pandemi, gigit jari deh 云," ujar Gus Nadir di akun twitternya, Rabu (21/7/2021).

Akademisi Indonesia yang mengajar di Fakultas Hukum Universitas Monash ini selama ini dikenal sebagai pendukung Jokowi.

Komentar Gus Nadir yang menyerang pada BuzzeRp ini sontak membuat 'kolam' bergejolak.

Para BuzzeRp menuding Gus Nadir sekarang kritis terhadap rezim Jokowi karena sakit hati tidak jadi menteri.

Gus Nadir pun membalas bahwa serangan BuzzeRp seperti itu memang sudah jadi template. Gak ada argumen untuk melawan argumen, tapi hanya menyerang tok.

Tidak hanya akun-akun receh BuzzeRp yang kelojotan, rupanya salah satu dedengkot pendukung Jokowi, Rustam Ibrahim merasa gerah dengan sebuatan 'BuzzeRp' yang dilontarkan Gus Nadir.

***

Dan begitulah... kolam bergejolak...

"Cebong yang pindah ke darat itu sama beratnya dengan non Cebong yang pindah ke kolam."

"Akun Cebong kan pasti tempat Cebong bersarang, begitu pindah ke darat, pasti lah Cebong pada belingsatan."

"Misalnya gini, kebayang nggak sih kalau tiba-tiba saya nyebur kolam? 不不不," ujar aktivis oposisi Bang Rojak mengomentari kolam yang bergejolak.(*)