LU(HUT) LAGI... LU(HUT) LAGI

LU(HUT) LAGI... LU(HUT) LAGI

Apa yang anda pikirkan dengan penunjukan Pak Luhut sebagai Koordinator PPKM mikro darurat Jawa-Bali?

Sebagian berpikir, Pak Luhut adalah orang kepercayaan Pak Jokowi. Pokoknya apa saja permasalahan Negeti ini serahkan kepada ahlinya : Luhut !

Tapi saya justru memandang sebaliknya. Justru Pak Jokowi adalah orang kepercayaan Pak Luhut. 

Ok, maksud saya, dalam hirearki resmi ke Negaraan kita, Pak Jokowi sebagai Presiden adalah atasan Pak Luhut sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi.

Tapi di hirearki ngga resmi, sebut saja "hirearki politik" apalagi dikaitkan dengan balas budi, ya menurut saya yang jadi atasan adalah Pak Luhut. Emang Pak Jokowi itu siapa sebelum diarak ke Jakarta, masuk got dan kemudian jadi Presiden.

Apa kaitannya dengan PPKM mikro darurat di Jawa-Bali?

Ya ada toh. Di Pulau Jawa itu, dekat dengan Istana Merdeka ada Istana lain. Matahari kembar kata orang. Berbagi sinar dan pancaran. Malah kadang Sinar dari Matahari di Medan Merdeka Selatan lebih bercahaya dan mendapat sambutan yang gegap gempita. 

Kebijakan dari Medan Merdeka Selatan lebih sering dipercayai oleh rakyat dari yang di Medan Merdeka Utara. Termasuk dalam penanganan Pandemi Covid-19.

Ketika Medan Merdeka Utara masih sibuk goyang ubur-ubur, kasih diskon dan kemudahan wisatawan asing masuk Indonesia, Medan Merdeka Selatan sudah mengantisipasi. Clash. Buzzer dikerahkan untuk mencaci-maki Medan Merdeka Selatan. 

Beberapa bulan kemudian, Pandemi Covid Meledak. Medan Merdeka Utara kebingungan. Tapi tidak mau disalahkan. Buru-buru cari Kambing Hitam. Dapat. Ulama baru pulang dari Saudi. Tangkap. Dibunuh pengawalnya. Kesalahannya? Melanggar Prokes!

Ya Pak Jokowi harus mengakui. Medan Merdeka Selatan terlalu sulit ditaklukkan. Jadi "ditunjuklah" maha guru untuk mengatasinya.

Rumusnya kan sederhana, apa saja masalah Negeri ini, maka Oppunglah jawabannya.

(By Azwar Siregar)