Anies-Ganjar Bakal Ganjal Prabowo-Puan

[PORTAL-ISLAM.ID] Penyelenggaraan pesta rakyat pada pemilihan Presiden memang masih cukup lama. Namun analisis persaingan Capres dan Cawapres mulai kuat, seperti prediksi Prabowo-Puan yang bisa diganjal oleh pasangan Anies-Ganjar.

Kedua calon yang saat ini menduduki kursi Gubernur DKI Jakarta dan Gubernur Jawa Tengah ini, berpeluang maju di Pilpres 2024 mendatang dan siap diusung oleh beberapa partai.

Persaingan antar capres dan cawapres sendiri menurut pengamat politik Indonesia Political Review, Ujang Komarudin menegaskan jika Capres dan Cawapres tengah memasang kuda-kuda untuk meraih simpati di masyarakat.

Hal tersebut tengah dilakukan para pasangan saat ini, namun ditegaskan Ujang jika dalam politik itu semua bisa terjadi dan semua bisa menjadi mungkin. Karenanya pasangan capres dan cawapres yang diusung partai bisa saja berubah di tengah jalan.

“Semua itu kan baru kemungkinan. Kemungkinan itu bisa terjadi dan bisa juga tidak. Saat ini semua capres dan cawapres masih pasang kuda-kuda, ancang-ancang, dan tebar pesona masing-masing, guna meraih simpati rakyat. Agar popularitas dan elektabilitasnya terus naik,” ujar Ujang seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL.

Beberapa parpol sendiri saat ini mulai mengungkap dukungan dan memperlihatkan calon yang akan diusungnya pada Pilpres mendatang, semua itu untuk meningkatkan popularitas calon saat akan maju di pemilihan nantinya serta banyak di kenal masyarakat khususnya.

Oleh sebab itu, menjadi penting bagi calon Capres dan Cawapres melakukan tebar peson ke masyarakat, dimana hal tersebut menjadi penting bagi pasangan calon. Mengingat jika calon memiliki elektabilitas tinggi, maka akan berdampak pada dukungan.

Beberapa partai bahkan tak menutup kemungkinan akan memberikan dukungannya, ketika salah satu calon Capres dan Cawapres memiliki elektabilitas yang cukup tinggi.

“Tergantung dari tinggi atau rendahnya elektabilitas masing-masing siapa. Siapa yang elektabilitasnya tinggi, akan banyak partai yang datang. Dan yang elektabiltasnya rendah akan terbuang,” katanya.

Anies-Gajar Selalu Menempati Posisi Teratas Dalam Survei

Nama Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo selalu masuk tiga besar teratas dalam survei pilpres 2024.

Terbaru, Puspoll Indonesia merilis hasil survei pada hari Minggu (23/5/2021), dimana posisi tiga besar teratas adalah Prabowo Subianto elektabilitas mencapai 20,9 persen, disusul Anies Baswedan dengan 15,4 persen, dan Ganjar Pranowo 13,8 persen.

Sementara sehari sebelumnya, Sabtu (22/5/2021), hasil survei yang dirilis Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC), Anies Baswedan memperoleh 17,01 persen, Prabowo Subianto 14,31 persen dan disusul Ganjar Pranowo 11,25 persen.

Anies-Ganjar VS Prabowo-Puan

Kejadian tidak diundangnya Ganjar Pranowo di acara konsolidasi Internal PDIP Jawa Tengah yang dihadiri Puan Maharani memberi sinyal Ganjar Pranowo tidak akan diusung PDIP di Pilpres 2024.

Diyakini PDIP akan mengusung Puan Maharani di Pilpres 2024 berpasangan dengan Prabowo Subianto. 

Sudah banyak pengamat jauh-jauh hari yang memprediksi PDIP dan Gerindra bakal koalisi di Pilpres 2024 dengan mengusung Prabowo-Puan.

Jika Ganjar tersingkir tidak diusung PDIP padahal memiliki elektabilitas tinggi, maka diperkirakan Ganjar akan pindah parpol (kemungkinan ke Golkar atau Nasdem) untuk bisa maju di Pilpres 2024.

Dan prediksinya Ganjar akan berpasangan dengan Anies Baswedan dengan parpol pengusngnya adalah Golkar dan Nasdem yang dari jumlah kursi DPR (total 144 kursi atau 25%) sudah memenuhi syarat minimal 20% untuk mengusung paslon di Pilpres 2024. 

Pertarungan Anies-Ganjar VS Prabowo-Puan bukan sesuatu yang mustahil terjadi di Pilpres 2024.

Pilpres 2024 bisa hanya dua paslon (jika parpol lain bergabung ke salah satu dua paslon), atau bakal terjadi diikuti tiga paslon jika PKB, PKS, Demokrat, PAN, PPP berkoalisi mengusung paslon ketiga.