Beritanya Bombastis HEBOH TMII "Diambil Alih" Pemerintah, TERNYATA Said Didu Ungkap Fakta Mengejutkan

[PORTAL-ISLAM.ID]  Beritanya seperti kabar besar dan bak pahlawan "Pemerintah Ambil Alih TMII dari Keluarga Soeharto".

TERNYATA... menurut mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu, faktanya tidak seperti bombastis berita.

Said Didu mengungkap dari dulu TMII memang milik negara (dibawah Setneg), jadi bukan diklaim saat ini di era Jokowi seolah-olah negara mengambil alih.

Yang terjadi saat ini hanya mengganti pengelola. Dari pengelola lama (keluarga Soeharto Yayasan Harapan Kita) ke pengelola baru (yang akan ditunjuk Setneg). Siapa pengelola baru? 

"Heboh berita ttg Taman Mini Indonesia Indah (TMII), yg terjadi :
1) Dari dulu TMII milik negara yg pengelolaannya dikerjasamakan oleh Setneg ke yayasan harapan kita.
2) Setneg ingin mengganti pengelola shg hak pengelolaan oleh yayasan harapan kita dicabut. Itu saja yg terjadi," kata Said Didu di akun twitternya, Kamis (8/4/2021).

"Karena Setneg hanya mau ganti pengelolan TMII dari pengelola sebelumnya (Yayasan Harapan Kita), beritanya bukan pengambilalihan tapi penggantian pengelola TMII krn dari dulu TMII milik Negara yg dikontrak kelolakan oleh Setneg ke yayasan Harapan Kita. Jangan buat hiperbolik," tambah Said Didu.

Terkait penerimaan negara yang disebut tidak diberikan TMII (selama ini), Said Didu mendukung langkah pemerintah untuk memprosesnya. Namun semua berlaku untuk Aset Negara yang lain, tidak hanya TMII.

"Adalah sah Setneg persoalkan TMII apalagi terkait penerimaan Negara, maka kami tunggu hal yg sama thdp penertiban dan peningkatan penerimaan negara dari asset Setneg dari :
1) kawasan Senayan
2) kawasan Kemayoran
Yg sebagian besar "pengontraknya" adalah tokoh pendukung," ungkap Said Didu.

NAH LOH...!!!