HAMBALANG, LUKA LAMA DEMOKRAT

HAMBALANG, LUKA LAMA DEMOKRAT

Dapat WA dari teman FB, bawa link postingan awal Februari lalu bahwa kudeta Demokrat yang dilakukan Moeldoko, cs adalah Gong Perang yang baru ditabuh. 

"Prediksi lu bener brad.."

Konflik Partai Demokrat menurut saya yang baru belajar politik, sebenarnya konflik internal antar kadernya. 

Ada (1) kekhawatiran kader dengan perolehan suara PD yang terus melorot dan (2) dendam masa lalu antara tokoh, yang akhirnya menjadi ledakan saat ini. 

Kepemimpinan AHY dianggap belum mampu angkat suara PD, apalagi ada kecenderungan SBY ingin jadikan AHY sebagai ikon baru sebagai calon pemimpin usulan dari PD. 

Kemunculan AHY yang dianggap mendadak dan sengaja dikatrol membuat suasana menjadi panas dalam. Bagaimanapun kaderisasi itu sangat penting. Kemunculan AHY dan prosesnya yang sangat mulus memimpin PD adalah salah satu bentuk kegagalan PD menaikkan tokoh-tokoh yang telah lama meniti karier di PD. 

Suara sumbang yang saya analogikan Sakit Panas Dalam ini disambut oleh pihak ke-3 yang mempunyai fasilitas mewah. Punya dana, punya kuasa yang akan backup manuvernya dan punya senjata pamungkas (SK Pengesahan) untuk menyelesaikan semuanya. 

Kesan yang diperlihatkan, kudeta ini dilakukan oleh pihak ke-3. Padahal ada kader (tokoh lama) yang menjadi penggeraknya juga. 

Moeldoko mungkin salah, tapi Moeldoko gak akan berani andai dia tidak mendapatkan dukungan dari kader Demokrat yang sudah jengah dengan keadaan PD saat ini. Karena ada dukungan tokoh lama PD, maka Moledoko percaya diri untuk tetap melangkah maju. 

Saat KLB terjadi, itulah bunyi Gong Perlawanan telah ditabuh. Perkaranya gak akan selesai sampai disitu, proses selanjutnya kubu KLB pasti akan membongkar siapa tokoh yang disanjung Demokrat saat ini dengan beberkan temuan dari kasus lama. 

Kasus korupsi Hambalang yang masih menyimpan dendam lama para tersangkanya. 

Inilah senjata pamungkas kubu KLB, karena tokoh-tokoh yang mendukung Moeldoko adalah mereka yang pernah dijadikan terpidana atas korupsi Hambalang. Semua orang mungkin berpikir kasus Hambalang telah selesai, namun bagi kubu KLB, kasus Hambalang justru memasuki babak baru dengan pemberitaan yang sebelumnya tidak diberitakan media. 

Konfrensi Pers kubu KLB di bukit Hambalang adalah bukti bahwa mereka benar-benar menantang Demokrat kubu SBY-AHY. 

Demokrat versi KLB dianggap kecil, tapi mereka menyimpan data yang bisa jadi bahaya apabila KPK kembali menyusuri apa temuan baru di korupsi Hambalang. 

Sudah diprediksi kemarin, bahwa kubu KLB akan melawan dan keluarkan senjatanya dengan kasus korupsi wisma atlet Hambalang. Karena kabarnya ada putra mahkota yang diselamatkan, dan tidak tersentuh hukum. 

Ujian Demokrat kubu SBY-AHY, pertama kali mereka putuskan jadi oposisi. Harus melawan kader sendiri yang sudah habis kesabaran dengan kepemimpinan saat ini. 

Lanjut nyimaaaak...

(By Setiawan Budi)