Naniek S Deyang: Gak Usah Nyuruh Masyarakat Kritik, Cukup Bubarin Saja Para Buzzer

Jokowi: Masyarakat Harus Aktif Sampaikan Kritik dan Masukan

Dengan senang hati Pak Presiden, tapi saya takut dengan buzzer dan pendukung bapak. Karena kalau kita kritik pemerintahan terutama yang berkait dengan agama atau tokoh agama yang terkriminalisasi bisa langsung hilang akun ini Pak Presiden.

Kalau dibully rasanya saya sudah kenyang Pak Presiden, tapi yang paling saya takutkan ya itu akun saya dilaporkan rame2 kemudian akun saya dihanguskan. Tak hanya itu, dengan mudah juga pendukung bapak bisa lapor polisi, dan kalau pendukung bapak mau laporkan apa saja soal kami yang mengeritik pemerintah pasti diterima oleh polisi. Jadi kami ini seperti anak tiri Pak Presiden di negeri ini.😭

Serius Pak, kami cinta negara ini luar biasa, gak pernah ada maksud mau menjelekkan bapak atau bagaimana, yang kami sampaikan adalah realita lapangan dan juga ketidakadilan yang begitu nyata. Dan buat saya pribadi kalau kebijakan bapak bagus juga saya dukung dan puji.

Untuk itu bapak, mohon buzzernya (kalau benar itu dibayar pemerintah) dibubarkan saja, dan sampaikan ke Kapolri, mbok jangan mudah menerima aduan pendukung bapak. Jangan lupa kami juga pendukung bapak lo meski mungkin kami tidak memilih bapak. Mengapa? Karena sebagai rakyat saat bapak dilantik ya kami harus menerima bahwa Bapak Presiden kami. Dan kami pun patuh membayar pajak dan pungutan lainnya. 

Apapun aturan pemerintah kami ikuti Pak, kami bukan rakyat pembangkang, jadi mohon jangan perlakukan kami yang kritis seperti tikus yang diuber-uber kucing.

Oh ya Pak bila boleh memberi masukan, ulama dari garis manapun jangan dimusuhi negara gegara laporan yang selalu menyebut radikal. Insya Allah radikal di Indonesia gak ada Pak. Rakyat di Indonesia itu baik-baik dan nurut-nurut kok Pak, gak makan sehari-dua hari saja kuat dan gak nyalahin pemerintah atah berbuat jahat.

*Note: Tadi saya mengucapkan belasungkawa pada  seorang Ustad yg wafat di tahanan saja langsung saya hapus, takut akun saya dilaporkan.

(By Naniek S Deyang, eks wartawan senior)

Dengan senang hati Pak Presiden, tapi saya takut dengan buzzer dan pendukung bapak. Karena kalau kita kritik pemerintah...

Dikirim oleh Naniek S Deyang pada Senin, 08 Februari 2021