Azwar Siregar: Kali Ini Abu Janda Kena Batunya

ABU JANDA KENA BATUNYA

Berulangkali saya katakan, manusia model si Permadi Arya alias Abu Janda ini sangat berbahaya. Asli Provokator dan Tukang pemecah-belah bangsa. Khususnya Umat Islam.

Bayangkan dia menghina Islam. Menyebutnya sebagai Agama Pendatang yang Arogan. Hanya gara-gara Syariat Islam yang bertentangan dengan beberapa Upacara Adat misalnya.

Kalau dibiarkan, Manusia Rasis model si Permadi Arya kedepan akan mengolok-olok Islam sebagai Agama Pendatang yang Aneh karena melarang makan babi dan meminum tuak.

Wajar kalau banyak kalangan khususnya dari Umat Islam yang kemudian bereaksi.

Hasilnya...?

Si Manusia Rasis Provokator itu malah semakin menjadi-jadi memecah-belah Umat Islam dengan hanya meminta maaf kepada NU. 

Artinya secara tidak langsung si Rasis ini sedang melanjutkan upayanya memecah-belah umat Islam dengan cara membenturkan NU dengan Ormas Islam yang lain. 

Si Permadi Arya "meminjam" NU untuk mendukungnya dan sambil meludahi umat Islam yang lain. Seakan-akan Islam cuma NU dan diluar NU bukan Islam.

Seharusnya kalau si Manusia Rasis Permadi Arya benar-benar tulus minta maaf, dia akan pertama kali mendatangi MUI. Karena MUI adalah wadah para Ulama lintas Ormas Islam. Kemudian ke NU, ke Muhammadiyah dan Ormas-ormas Islam besar lainnya.

Sekali ini, ulah si Permadi Arya tidak bisa ditolerir lagi. Mungkin saja yang salah adalah segelintir Umat Islam juga yang justru diam atau malah tertawa ketika si Permadi mencaci-maki beberapa Ulama dan para Habib Keturunan Rasulullah.

Karena merasa bebas, dia lanjut mengolok-olok Islam sebagai Agama Pendatang yang Arogan!

Hanya saja, sekali ini dia kena batunya. Karena sepandai-pandainya tupai melompat, suatu waktu akan jatuh juga. Apalagi ini cuma curut kecil peliharaan Marmut Tua!

#TangkapAbuJanda
#TangkapPermadiArya
#IndonesiaMelawanRasisme

(By Azwar Siregar)

*Sumber: fb

Berulangkali saya katakan, manusia model si Permadi Arya alias Abu Janda ini sangat berbahaya. Asli Provokator dan...

Dikirim oleh Azwar pada Minggu, 31 Januari 2021