Lindungi Data Warganya, Otoritas Turki Tangguhkan Aturan Privasi Baru WhatsApp

[PORTAL-ISLAM.ID]  Turkey's Competition Authority mulai membuka penyelidikan terhadap Facebook dan WhatsApp pada Senin (11/1/2021) waktu setempat. Penyelidikan itu juga sekaligus menangguhkan aturan berbagi data baru yang diberlakukan kedua platform raksasa media sosial tersebut.

WhatsApp pada pekan ini mengeluarkan aturan privasi baru yang 'memaksa' penggunanya untuk berbagi data pribadi dengan perusahaan Facebook. Jika tidak, aplikasi perpesanan sejuta umat itu tidak dapat digunakan kecuali persyaratannya diterima.

Menanggapi hal tersebut, otoritas Turki memutuskan untuk menangguhkan pembagian data, meskipun pengguna telah bersedia menerima aturan itu. Otoritas Turki memandang adanya potensi kerugian dalam aturan yang diberlakukan WhatsApp tersebut. Penangguhan berlaku hingga penyelidikan selesai.

"Dalam konteks ini, Facebook juga harus menangguhkan pembagian data dan mengumumkan perpindahannya kepada semua pengguna," kata pernyataan otoritas Turki, seperti dikutip dari Anadolu Agency, Senin (11/1).

Kebijakan privasi baru WhatsApp membuat jutaan penggunanya di Turki beralih ke aplikasi pesan lokal.

(Sumber: Anadolu)