2 Politisi PDIP Diduga Terlibat Korupsi Bansos, Rocky Gerung: Risma Jadi Mensos agar Tak Dibongkar

[PORTAL-ISLAM.ID] Sejak dilantik Presiden Jokowi menjadi Menteri Sosial, Tri Rismaharini alias Risma kerap bikin kontroversi.

Pengamat politik sekaligus ahli filsafat, Rocky Gerung, menilai bahwa terpilihnya Tri Rismaharini sebagai Mensos adalah salah satu upaya agar kasus korupsi bansos di PDIP tak terbongkar.

“Ibu Risma ini sengaja datang untuk bikin gaduh sehingga opini publik kemudian mengalami blur mengalami ketakjelasan agar ada penghilangan atau upaya membersihkan korupsi di sungai politik itu (PDIP),” ujar Rocky Gerung, seperti dikutip dari kanal YouTube resminya.

Menurutnya, dilantiknya Risma yang berasal dari PDIP, dapat terbaca sebagai upaya untuk menjaga marwah partai tersebut usai salah satu kadernya tertangkap oleh KPK.

“Sebetulnya, sudah sangat transparan kenapa Risma dipindahkan ke sini (jadi Mensos), tentu untuk menjaga marwah dari partai yang berkuasa, supaya nggak jatuh ke partai yang lain. Bayangin misalnya kalau yang ganti Batubara itu dari partai lain, itu kan pasti langsung dibongkar kan,” ucapnya.

Lebih lanjut, mantan dosen UI itu mengatakan bahwa segala upaya yang dilakukan partai terkait untuk menutupi kasus korupsi ini tak ada gunanya.

Hal ini lantaran publik sudah dapat membaca dengan sangat jelas situasi yang sebenarnya terjadi.

Untuk diketahui, Koran Tempo dalam liputan terbarunya membongkar dugaan politisi PDIP yang tersangkut kasus korupsi Bansos.

Dua politikus PDIP, Herman Hery dan Ihsan Yunus, diduga menguasai proyek pengadaan bansos 2020 di Kementerian Sosial yang dipimpin kolega mereka, Juliari Peter Batubara. Perusahaan-perusahaan yang terafiliasi dengan keduanya mendapat jatah hingga Rp 3,4 Triliun.