Kalahkan Justin Gaethje, Rekor Tak Terkalahkan 29-0, Khabib: "Alhamdulillah, Tuhan memberi saya segalanya.. "

[PORTAL-ISLAM.ID] Khabib Nurmagomedov tampil luar biasa mengalahkan Justin Gaethje dengan sebuah kuncian superkeren di UFC 254.

Pertandingan Khabib Nurmagomedov melawan Justin Gaethje di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Sabtu (24/10/2020) malam waktu setempat atau Minggu dini hari tadi, adalah hari besar UFC (Ultimate Fighting Championship). Kalangan pemerhati olahraga bela diri campuran (MMA) menyebut tarung keduanya menjadi yang terbaik pada 2020 atau Fight of the Year 2020.

Hal itu tidak berlebihan. Presiden UFC Dana White, menyebut ada 50 negara lebih yang menyiarkan pertandingan itu. Bayaran yang diterima Khabib, sebagai juara bertahan di kelas ringan, mencapai 10 juta dolar AS atau disebut-sebut sebagai honor terbesar dalam pertandingan UFC selama ini. Pertandingan yang dikemas dalam UFC 254 itu jauh lebih besar dari UFC 229 yang mempertemukan Khabib dengan Conor McGregor pada 7 Oktober 2018.

Apa yang menyebabkan pertandingan ini super keren? Tidak lain karena kedua petarung memiliki kelebihan yang tidak dimiliki atlet MMA lain. Khabib dikenal sebagai pegulat Rusia tangguh yang tidak pernah kalah. Rekornya masih bersih 28-0. Ia mendominasi lawan-lawannya di semua pertandingan.

Adapun  Justin Gaethje adalah petarung ganas yang gigih dan tidak kenal takut terhadap lawannya. Komentator UFC, Joe Rogan, menyebutkan, Gaethje adalah petarung paling brutal yang pernah dikenalnya di UFC. 

Justin Gaethje disebut-sebut memiliki set kemampuan yang dibutuhkan untuk memberikan kekalahan pertama pada Khabib Nurmagomedov, yang sebelum UFC 254 memiliki rekor 28-0.

Khabib Nurmagomedov akhirnya menang dan cuma butuh dua ronde dari lima ronde pertandingan. Petarung asal Dagestan itu melakukan triangle choke ke Justin!

Dari posisi menekan di atas, Khabib membalikkan posisi jadi kuncian triangle terhadap leher Gaethje dengan kedua kakinya.

Gaethje sudah tampak melakukan tap (tanda menyerah) tetapi wasit agak telat memisahkan kedua petarung.

Ketika akhirnya wasit menyetop pertarungan, Gaethje sudah setengah pingsan dikunci Khabib.

"Alhamdulillah, Tuhan memberi saya segalanya," kata Khabib, yang jelas terlihat menangis usai pertarungan.

Khabib Nurmagomedov makin mengukuhkan diri sebagai juara kelas ringan UFC. Tak cuma itu, rekor kemenangannya bertambah dan tak ternoda, 29-0.

Setelahnya, perasaan Khabib Nurmagomedov campuk aduk. Dirinya tentu senang bukan main, tapi lain sisi dirinya tak mampu membendung air mata karena untuk pertama kali ini Khabib bertarung tanpa adanya kehadiran sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov, yang telah wafat pada 3 Juli 2020 lalu.

Bahkan, Khabib juga mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Dia menyatakan pensiun dari UFC!

"Hari ini saya katakan, saya pensiun dari UFC," ujar Khabib.

"Setelah ayah saya meninggal, ibu saya bilang untuk tidak bertarung lagi. Saya bilang kepadanya, bahwa ini akan menjadi pertandingan terakhir. Saya harus memegang janji saya," lanjutnya.

Khabib Nurmagomedov banyak mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan timnya. Dia pun berharap, UFC menjadikannya sebagai petarung terbaik sepanjang masa.

"Saya rasa saya pantas mendapat gelar petarung pound-for-pound terbaik dan tak terkalahkan sepanjang masa dari UFC. Saya pantas mendapatkannya," kata Khabib.

"Ini adalah akhir karier saya," tutupnya lalu meninggalkan sarung tangan UFC-nya di kanvas.

[Video]