Erdogan: Yerusalem Adalah Kota Kami


[PORTAL-ISLAM.ID]  Media Israel menuliskan sebuah laporan tentang isi pidato Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Kamis (1/10) yang menyiratkan bahwa Yerusalem adalah milik Turki, mengacu pada kendali Kekaisaran Ottoman atas kota itu selama ratusan tahun.

“Di kota yang harus kami tinggalkan dengan air mata selama Perang Dunia Pertama, masih mungkin untuk menemukan jejak perlawanan Ottoman. Jadi Yerusalem adalah kota kami, kota dari kami,” kata Erdogan, seperti dikutip dari Times Of Israel, Jumat (2/10).

“Kiblat pertama kami al-Aqsa dan Kubah Emas (Kubah Shakhrah/Dome of the Rock) di Yerusalem adalah masjid simbolis iman kami. Selain itu, kota ini adalah rumah bagi tempat-tempat suci agama Kristen dan Yudaisme,” lanjutnya.

Kekaisaran Ottoman memerintah atas Yerusalem dari tahun 1516 hingga 1917.

Pidato Presiden Erdogan ini disampaikan di depan anggota parlemen Turki di Ankara.

Dalam pidatonya Erdogan menyinggung penderitaan rakyat Palestina yang sekarang diduduki Israel.

Selama pidato panjang lebar pada pembukaan sesi legislatif baru parlemen Turki, Erdogan menghabiskan beberapa menit untuk meratapi nasib Yerusalem dan penderitaan rakyat Palestina.

“Krisis lain yang diikuti oleh negara kita dan bangsa kita dengan hati-hati adalah penindasan Israel terhadap Palestina dan praktik-praktik acuh tak acuh yang mengabaikan privasi Yerusalem,” katanya menjelang akhir pidatonya.

“Masalah Yerusalem bukanlah masalah geopolitik biasa bagi kami. Pertama-tama, tampilan fisik Kota Tua saat ini, yang merupakan jantung kota Yerusalem, dibangun oleh Sultan Ottoman Suleiman yang Agung, dengan tembok, pasar, dan banyak bangunannya. Nenek moyang kami menunjukkan rasa hormat mereka selama berabad-abad dengan menjunjung tinggi kota ini,” terang Erdogan.

Orang-orang Palestina telah tinggal di Yerusalem selama ribuan tahun, tetapi mereka diduduki dan hak-hak mereka dilanggar, lanjut pemimpin Turki itu.

Dia kemudian bersumpah untuk 'memperhatikan' masalah Palestina.

“Kami menganggap itu suatu kehormatan atas nama negara dan bangsa kami untuk mengekspresikan hak-hak rakyat Palestina yang tertindas di setiap platform, dengan siapa kami telah hidup selama berabad-abad,” katanya.

“Dengan pemahaman ini, kami akan mengikuti baik perjuangan Palestina, yang merupakan luka berdarah dari hati nurani global, dan kasus Yerusalem sampai akhir.”

Akun resmi twitter Kepresiden Turki juga memposting poster JERUSALEM IS OUR CITY.
Sumber: TimesOfIsrael