AKAL-AKALAN Dana Talangan 22 Triliun Skandal Jiwasraya


Oleh: Tere Liye (Akuntan, Penulis novel)

Jiwasraya itu hancur lebur salah-satunya karena produk Bancassurance. Nama produknya JS SAVING PLAN.

Produk Jiwasraya yg ini memang kacau balau. Bilangnya asuransi, tapi ngasih return di atas deposito (pernah mencapai 13%, alias 2x lipat dibanding deposito). Lebih lucu lagi, nasabah Bancassurance-nya, pengin return gila2an, eh, pas giliran resikonya datang tidak mau.

Ada 12 trilyun lebih uang nasabah produk ini yang lenyap. Dan nasabah-nasabah inilah yang terus menerus meluncurkan permintaan agar Jiwasraya ditalangi pemerintah. Berisik banget. Heboh. Siapa sih yang membeli produk Bancassurance? Jelas orang punya duit. Milyaran duit mereka. Mana ada guru, buruh, pekerja yg bisa beli produk ini. Berhentilah penuh drama bilang jika nasabah ini golongan tidak mampu. Kalau Jiwasraya ini hanya ngurus produk asuransi biasa, nggak akan segila itu ruginya.

Maka, jika kalian mau menyelamatkan Jiwasraya, please nggak usah berbusa bilang demi 2,6 juta nasabah tradisional Jiwasraya yang adalah pensiunan, bilang nanti uang pensiunan mereka hilang. Karena nasabah tradisional, tidak dapat bunga 1% tiap bulan, cuy. Produk mereka konvensional sekali.

Terus-terang sajalah, kalian ini mau menyelamatkan nasabah tradisional (yang memang murni asuransi, pensiunan), atau para nasabah Bancassurance (yg produk investasi ngakunya asuransi)?

Saya sih sungguh tidak sudi jika 20 trilyun lebih uang rakyat buat nalangin nasabah Bancassurance-nya. Sorry, pemegang produk ini jelas sekali harus paham resiko produk tsb. Mereka ini orang-orang kaya. Tiap bulan mau dapat transferan bunga di atas 1%, eh pas gagal investasi, minta negara nalangin. Itu resiko investasi, cuy.

Kalau nasabah Bancassurance ini ditalangi, besok-besok, Negara suruh nalangin pemain saham juga. Mereka yang rugi, bandar-bandar saham yang tekor, talangin semua. Kan kasihan, mereka ini juga berhak dapat perlindungan negara. Besok-besok, suruh juga negara nalangin penjudi online. Kasihan loh, mereka juga berhak.

Berani sedikitlah jadi pemerintah. Katanya kalian ini Best Team In The World. Best Minister bla-bla-bla. Berani gitu. Pakai nurani. Silahkan selamatkan 2 juta lebih nasabah tradisionalnya. Tapi nasabah Bancassurance, tutup buku. Selesai sudah. Itu resiko masing-masing. Lucu sekali, LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) saja hanya bisa menjamin maksimal 2 milyar per nasabah bank. Ini kok nasabah produk Bancassurance minta dibayar balik uangnya yg lebih besar dari itu.

Silahkan selamatkan Jiwasraya, tapi hanya nasabah tradisionalnya. Jangan BOHONG. Jangan nipu. Nanti uang modal talangan buat Jiwasraya ini diam-diam elu gelontorkan buat bayarin JS Saving Plan. Tambah ambyar itu Jiwasraya. Karena nasabah Bancassurance ini, sekali dapat duitnya, mereka langsung 'kabur' naruh ditempat lain. Bodo amat dgn Jiwasraya, yes, yg penting uang gw balik.

05/10/2020

(Sumber: fb Tere Liye)