Tahukah Anda? 15 Tahun Yang Lalu Ribuan Warga Yahudi dan Militer Israel TERUSIR dari Gaza Setelah Kalah Perang


Tahukah Anda?

15 tahun yang lalu (2005), ribuan pemukim Yahudi, seluruh personil militer & kepolisian Israel meninggalkan kota Gaza setelah kalah telak menghadapi perlawanan rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Setelah itu, Jalur Gaza dicap sarang teroris, diblokade hingga detik ini.

Pada pertengahan Agustus 2005 lalu, pasukan pendudukan penjajah Israel mundur dan menarik diri dari Jalur Gaza, setelah melakukan pendudukan Jalur Gaza yang berlangsung selama 38 tahun.

Juru bicara Hamas, Hazim Qasim menegaskan, hengkangnya militer Israel dari Gaza, menjadi tonggak sejarah dalam konflik antara Palestina dan penjajah Israel.

Qasim menyatakan bahwa hengkangnya militer Israel menjadi bukti nyata akan kemampuan perlawanan Palestina, yang didukung rakyat, untuk memaksa penjajah mengevaluasi tindakannya.

Menurut Qasim, langkah yang diambil penjajah untuk hengkang dari Gaza, membuktikan bahwa rakyat Palestina dengan segenap pengorbanannya mampu meraih kebebasan, dan sejarah hengkangnya militer Israel akan terulang kembali di semua wilayah Palestina, selagi perlawanan berlanjut dan revolusi rakyat terus berkobar.

Qasim menyatakan hengkangnya militer Israel dari Gaza, akan terus dikenang sebagai capaian proyek perlawanan di semua wilayah Palestina.

Penjajah zionis hengkang dari Gaza akibat gempuran yang dilancarkan perlawanan Palestina pada 12 – 15 September 2005.

Kebijakan hengkang dari Gaza diambil secara terpaksa oleh PM Israel kala itu, Ariel Sharon, lewat keputusan yang disebut dengan “Memutus Keterikatan” dimana Israel mengosongkan 19 permukiman yang dihuni sekitar 6 ribu warga yahudi dan puluhan kawasan militer.


(Sumber: PusatInformasiPalestina)

Baca juga :