Penanganan Covid-19 Pemprov DKI Jakarta Dapat Dipercaya, Jujur dan Transparan


Jakarta, Jujur Mujur

Ada tambahan 1.174 sukarelawan kesehatan dari seluruh Indonesia untuk Jakarta. Alhamdulillah. Mengapa ada begitu banyak relawan kesehatan mau membantu? Karena selama ini Pemprov DKI Jakarta memang terbuka. Jujur.

Jakarta jujur membuka diri dengan data. Tak ada yang disembunyikan. Bekerja keras tingkatkan kapasitas tes, sehingga kini mencapai kapasitas tes tertinggi di Indonesia, 4 kali standar WHO. Dengan kapasitas tes sesuai standar, data Jakarta bisa dipercaya. Kita semua jadi tahu bahwa Jakarta memang gawat. Lain halnya dengan daerah yang kapasitas tesnya tak memenuhi standar WHO, yang gelap remang-remang.

Berbasis kapasitas tes melebihi standar, dan informasi valid, maka Gubernur bisa sigap mengambil kebijakan antisipasi dan pengendalian. Termasuk menggerakkan relawan kesehatan semacam ini. Tak main-main, para relawan kesehatan ini datang dari seluruh penjuru tanah air.

Satu keuntungan yang tak bakal didapat jika Jakarta memilih diem-diem saja. Memilih tinggal di zona abu-abu. Tak mau menaikkan kapasitas tes, karena takut ketahuan jumlah ril kasus positifnya meroket naik. Jakarta memilih terbuka.

Lagipula apakah benar suatu daerah bisa menyembunyikan fakta dengan menghambat jumlah tes swab? Tidak juga. Publik tetap bisa menduga kegawatan suatu daerah dengan melihat fakta tingginya angka kematian akibat Corona. Dan kita semua tahu, angka kematian akibat Covid di Jakarta amatlah rendah, 2.7 %, dibawah angka nasional 4,1%. Ada daerah yang bahkan angka kematiannya mencapai di atas 7 %. Sangat tinggi.

Demikian juga dengan Indonesia. Rendahnya jumlah tes, tak mampu menyembunyikan fakta bahwa wabah Corona di negara kita memang parah. Asal tahu saja, sudah 59 negara yang kini melarang warga negara kita masuk negara mereka karena takut membawa virus Covid. Kita terlambat antisipasi, virus meruyak, akhirnya kita di-lock down oleh dunia 😰.

Terbukti benar, jujur itu memang mujur.

Tatak Ujiyati
(catatan pagi)

loading...