Zulfikar Terbakar


Zulfikar Terbakar

Awalnya dia sok asyik, gak merasa tertekan saat nomor telpnya bisa dibongkar. Secara jumawa dia menantang semua orang untuk membongkar siapa dirinya.

Gak nunggu lama, semua data diri dan keluarganya terpublish. Nama "Zulfikar" pun menjadi trending topik, nama yang dia sembunyikan diantara Denny dan Siregar.

Zulfikar meradang, nama anggota keluarganya terekspose tanpa bisa dihentikan. Psikologinya terguncang, tantangan yang dia tebarkan malah membuat dia jiper.

Bagaimana jika nanti nama anaknya akan dikulik dan ada pihak yang membongkar dimana sekolahnya dan apa saja kegiatannya?

Bagaimana nanti jika istrinya pun diperlakukan demikian? Bagaimana hubungannya dengan tetangga dan lingkungan jika hal ini sampai keluar?

Bagaimana nanti jika orang tua dan saudaranya pun akan mengalami hal yang sama?

Zulfikar terbakar, yang selama ini santai dengan gaya khas penuh ejekan, sekarang harus teriak pada Telkomsel. Meminta pertanggung jawaban mengapa datanya bisa terbongkar.

Zulfikar lupa, netizen Indonesia adalah netizen paling tega dan brutal ketika sudah melibatkan emosi didalamnya.

Mungkin perlu diingatkan, beberapa waktu lalu, artis Korea Selatan, Han So Hee, di-bully netizen Indonesia karena perannya sebagai orang ketiga alias pelakor dalam drama The World of The Married. Padahal itu cuma peranan, tapi membully sampai ke dunia nyata si artis.

Bintang asal Thailand, Ggigie Sarocha Burin pun mengalami hal serupa. Karena perannya sebagai orang ketiga dalam serial drama Thailand 2gether: The Series, Ggigie mendapatkan luapan kemarahan dan cacian warganet yang menonton drama tersebut, melalui akun Instagramnya.

Netizen Indonesia emang unik, ketika sudah emosi dia gak akan peduli siapa yang dibully. Sasarannya jelas dan harus dibinasakan saat itu juga. Perasaan yang sama membuat mereka berlaku brutal dikolom komentar. Persetan jika itu hanya peranan semata.

Zulfikar Meradang..

Gak menyangka hal ini akan tiba pada dirinya. Selama ini dia begitu menikmati peranan sebagai perusak hubungan yang telah berjalan baik. Gak dia perdulikan keluarganya akan menanggung derita, gak dia perdulikan orang tua dan saudaranya akan ikut menanggung kesalahannya.

Zulfikar Meratap..

Ingin mengangkat tangan menyerah namun egoisme masih bergelayut dalam hati busuknya. Meminta perhatian agar dilindungi. Menempatkan diri sebagai pihak yang terdzolimi.

Hilang sungging penuh ejekan, hilang muka congkak yang membanggakan perlindungan.

Ingat Zul, netizen Indonesia luar biasa sadisnya. Ini masih permulaan, esok akan banyak lagi kejutan yang dihadirkan. Nikmati sambil menunggu proses penyidikan apa yang kamu tabur, itu yang akan kamu tuai.

Sekarang, baru terpikir dengan istri dan anak-anaknya. Sekarang baru tersadar bahwa keluarga besarnya pun bisa terancam. Cermin adalah pelita hati, becerminlah dari apa yang terjadi. Sebagai pembelajaran, walau kasus saat ini akan jadi berakhirnya si Zulfikar Siregar.

Waspada Zul...🤗

(By Aaron Jarvis)

loading...