OHH NEGERIKU....


Habis  shalat subuh kok sedih banget ya, lihat foto beredar seorang jaksa yang disebut jadi penuntut  dalam kasus penyiraman NB, sliweran fotonya dengan masih pakai seragam Jaksa di tempat-tempat makan mewah, dengan ilustrasi barang-barang branded dan sengaja dipamerkan.

Ya Rabb, betapa hancurnya negeri kami saat ini. Kami tidak hanya kehilangan sumber daya alam yang terus digasak oleh asing dan konglomerat, tapi juga kehilangan moral dari para pejabat termasuk pejabat yang harus menjaga hukum.

Barang branded itu harganya bukan 1-2 juta tapi paling murah 50 juta dan bahkan ratusan juta. Terus bagaimana dia mencetak demikian besar duit-duit itu?

Setali tiga uang, semalam seorang bercerita soal kawan kita yang pengacara dan  menjadi backing penambangan pasir ilegal dari laut di Kepulauan Riau yang diangkut ke Singapura, duitnya katanya tidak berseri. Setiap Minggu istri dan anak-anaknya ke LN, dan di jaman covid kayak gini duitnya juga tidak berseri, padahal pengacara ini dulu ngemis duit sama kami. Pengacara itu jadi hebat, dan bisa jadi backing karena dia bagian Tim Sukses dua kali Pilpres.

Di jaman sekarang semua pejabat plus kroni-kroni kekuasaan tidak malu-malu atau takut untuk korupsi, bahkan tingkatannya sekarang sudah menodong. Dan hasil todongan itu gak malu-malu mereka pamerkan ke khalayak yang di antaranya mau makan pun susah.

Saya bergulat dengan semua lini, dan akhirnya bisa melihat mengapa Indonesia hancur? Karena hukum dan politik sangat transaksional. Kita seperti mencari jarum di tumpukan jerami utk  mendapatkan pejabat yang jujur.

14/06/2020

(Naniek S Deyang)
Habis shalat subuh kok sedih banget ya, lihat foto beredar seorang jaksa yg disebut jadi penuntut dalam kasus...
Dikirim oleh Naniek S Deyang pada Sabtu, 13 Juni 2020
loading...