6 USULAN BABEH HAIKAL Menghindari NEGARA CHAOS


6 USULAN BABEH HAIKAL 

Usul 1:
Gaji Presiden dan wakil, Gaji 38 mentri, 12 wamen, 7 stafsus milenial, 9 watimpres, 6 orang BPIP, 12 orang KSP, 575 anggota DPR dibayarkan 50% saja. Ini digunakan untuk menutup defisit BPJS.

Usul 2:
Fasilitas mobil, rumah dinas, listrik, telepon, handphone, tunjangan jabatan, uang sidang, tunjangan kehormatan, pph, uang dinas, perjalanan keluar negeri DITIADAKAN dulu. Negara lagi kolaps begini, janganlah menari diatas penderitaan rakyat.

Usul 3:
Uang Rp 5,6 Trilyun untuk platform digital (PRA KERJA) atas nama pelatihan online berbayar yang belum jelas larinya kemana itu, dibatalkan saja. Kursus sejenis yang GRATIS bertaburan di internet. Ini sangat mencederai keadilan.

Usul 4:
Proyek para gerombolan untuk memindahkan IBU KOTA senilai Rp 466 Trilyun ditunda dulu. Selain maksa, tidak ada alasan yang kuat, tergesa-gesa, tidak didukung dengan data, Amdal yang sangat profesional, jauh lebih baik digunakan untuk penguatan makro yang berdampak sistemik.

Usul 5:
Anggaran PROYEK INFRASTRUKTUR Rp 24,53 Trilyun benar-benar kudu, harus, wajib, mesti dialihkan dulu untuk urusan nyawa rakyat. Kondisi ini bila gagal memanage akan menimbulkan kesenjangan yang bisa berujung kerusuhan dan membuat negara CHAOS.

Usul 6:
Fasilitas para komisaris, jajaran direksi di 142 perusahaan BUMN berupa perjalanan dinas, tunjangan ini itu, uang tiket perjalanan bisnis class, tunjangan jabatan, listrik, pulsa, BBM, hendaknya dipangkas separuh. Kurangi sedikit kenikmatan mu bung, demi rakyat.

Itulah 6 usulan sederhana dari tulisan iseng. Namun ini cukup untuk tidak perlu menaikkan listrik rakyat, tidak perlu naikkan BPJS, tidak perlu membuat hidup rakyat yang sudah susah jadi makin susah.

Kalau Anda cukup cinta dengan NKRI, saya yakin setuju dengan usulan-usulan tsb.

(Twitter @haikal_hassan, 14/5/2020)


Baca juga :