ANIES TELADAN PEMIMPIN YANG GAK BAPERAN


TELADAN ANIES

Kata Anies, Gak akan pernah laporkan orang yang kritik. Ucapan kebesaran hati seorang anies atas berbagai tudingan pada dirinya.

Bisa jadi ini adalah bahasa satire Anies pada pembully berdasarkan kebencian personal pada dirinya. Ada 2 jenis kicauan pada dirinya:

1. Kritikan
2. Hujatan dan Hinaan

Kritikan menempatkan posisi nomor 1 karena basisnya adalah permasalahan. Hujatan dan hinaan adalah nomor 2, karena lahirnya akibat kebencian.

Atas sebuah permasalahan, Anies akan menganggapnya sebagai teman berpikir. Saling memberi masukan dan menanggapi berdasarkan apa yang telah ia lakukan dan menjelaskan maksud dari apa yang ia kerjakan.

Tidak menanggapi dengan kemarahan, justru mengilustrasikan dengan sebuah permaian bulu tangkis yang jadi kegemaran. Saling memberikan tekanan, dengan sesekali "smash" yang dianggap akan mematikan. Semuanya dijalani sebagai proses demokrasi yang dijalankan.

Namun, jangan sampai melempar raket kata Anies.

Bahasa melempar raket adalah gambaran tipikal nomor 2 dimana ada hujatan dan hinaan. Sebagai pemimpin, ia akan berlalu tanpa harus menanggapi berbagai hinaan dan hujatan pada dirinya.

Panggungnya adalah debat dalam mengekspresikan pemikiran. Panggungnya bukan arena permaian badut yang suka mencari perhatian sekedar olok-olok dan tertawa atas bahan yang sebenarnya gak ada kelucuan.

Anies akan menerima kritikan, dan akan mengabaikam hinaan. Semuanya tanpa ada rasa sakit hati yang berujung pada laporan.

Untuk hal ini, saya angkat 2 jempol. Risma dan pendukungnya harus lakukan kunjungan kerja ke balai kota Jakarta, dimana Anies berkantor. Gak perlu ajak Anies bicara, cukup amati saja Anies bekerja dan bagaimana ia memperlakukan kritikan sebagai lawan bermainnya.

Anies bisa jadi teladan pemimpin yang gak baperan. Menampar Risma dengan sikap yang gak berlebihan.

Thanx pak anies atas teladannya..✌

By Setiawan Budi

[Video]
loading...