ANGIE dan BCL


ANGIE dan BCL

Kita mengenal seorang wanita bernama Angelina Sondakh. Selebriti, mantan Putri Indonesia, kaya raya, cantik dan cerdas.

Namun ketika beliau menikah dengan almarhum Adjie Massaid, jujur saya pribadi merasa Adjie terlalu baik untuknya.

Setelah memiliki anak dari Adjie, dia ditinggal wafat. Anaknya masih sangat kecil kala itu. Belum cukup musibah menderanya sebagai seorang single mom, dia pun divonis hukuman 12 tahun penjara karena kasus korupsi.

Saya dulunya bukan orang yang simpatik pada Angelina Sondakh, namun ketika musibah beruntun menghampiri wanita itu saya turut bersedih. Merasakan betapa beratnya berada di posisi dia.

Sebelum masuk penjara, Angie memeluk anaknya dengan erat. Anaknya sungguh tidak tahu apa yang sedang terjadi. Saat menyaksikan berita itu saya pun ikut menangis.

Bertahun-tahun tak terdengar kabar dari Angie. Hingga beberapa waktu lalu saya mendapati berita bahwa beliau tengah aktif mengikuti kajian agama di penjara bersama Ustadzah Neno Warisman.

Penampilannya pun kini berubah dengan hijab panjang yang menutupi sekujur tubuhnya. Hafalan qur'an dan pengetahuan agamanya bertambah. Kini dia menjadi seorang muslimah sejati yang meneduhkan setiap kali melihatnya.

Musibah yang mendera Angie ternyata menjadi jalan hidayah untuknya. Sungguh Maha Kuasa Allah.

Wafatnya Ashraf Sinclair membawa ingatan saya pada wafatnya Adjie Massaid. BCL mengingatkan saya pada Angelina Sondakh.

Di beranda saya beberapa akun menghakimi sosok BCL yang sering mengenakan pakaian serba terbuka. Bahkan menyebut BCL dengan hinaan dan sebutan yang tak pantas.

Saya bukan pengagum BCL, tapi saya tidak pernah suka jika ada yang menghina orang lain apalagi saat orang tersebut sedang berduka.

Meskipun saya bukan siapa-siapanya BCL, tapi dari lubuk hati saya mendoakan kebaikan untuknya. Semoga Allah memberikan kekuatan padanya dan memberikan jalan agar semakin taat pada ajaran Islam.

Seringkali musibah adalah cara Tuhan untuk mendekatkan hamba-Nya kepada-Nya.

Semoga apa yang terjadi pada BCL pun demikian. Menjadi cara Allah untuk menariknya lebih dekat lagi.

Meskipun selama ini BCL berpenampilan kurang Islami namun sebaiknya jika kita melihat perbuatan buruk, tolak perbuatan itu tapi jangan hina pelakunya.

Karena kita tidak pernah tahu bisa jadi orang yang kita hina ternyata sudah bertaubat dan diterima taubatnya oleh Allah. Sedangkan yang menghina hanya menjadi orang yang mendulang dosa akibat buruknya hati dan perkataannya.

Mari doakan BCL untuk menjadi muslimah yang lebih baik. Saya percaya doa tentu lebih baik daripada hinaan. Dan semakin banyak yang mendoakan maka insyaAllah semakin besar peluang doa itu akan terkabul.

By: Indah Fitriani

(Sumber: fb)