Ikut Campuri DKI, Puan Maharani "Ditawur" Warganet


[PORTAL-ISLAM.ID]  Politisi PDIP yang kini menjabat Ketua DPR RI Puan Maharani ikut mencampuri urusan Pemprov DKI Jakarta.

Puan Maharani Perintahkan DKI Kembalikan Monas Sedia Kala

CNN Indonesia -- Ketua DPR RI Puan Maharani angkat bicara terkait rencana revitalisasi Monumen Nasional atau Monas yang dikerjakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ia meminta agar Monas dikembalikan seperti aslinya dan tidak diubah.

"Jangan ubah Monas, tapi kembalikan Monas seperti aslinya," kata Puan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (22/1/2020).

Menurut Puan Monas merupakan ikon penting bagi Indonesia, bukan hanya DKI Jakarta. Oleh karena itu, lanjut politikus PDIP itu, keberadaan Monas harus dijaga.

"Kembalikan dan maksimalkan Monas itu sebagai ikon Republik Indonesia, bukan hanya DKI Jakarta saja," tutur Puan.

Link: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200122203454-32-467830/puan-maharani-perintahkan-dki-kembalikan-monas-sedia-kala

***

Pernyataan Puan Maharani ini sontak ditanggapi ramai warganet.

"Hutan di seluruh Indonesia digunduli Kalian diam, sementara monas yg sebagian pohonnya ditebang utk revitalisasi Kalian koar2... Kata Ahok “Taik Kalian” 🥵," ujar @Asan_Almadury.

"Bikang ke Puan siapa elu. Klo mau suruh dia balikin hutan2 yg ditebangin sembarangan oleh taipan. Kembalikan harga gas. Kembalikan BPJS seperti semula. Bayar bunga hutang dan cicilan hutang tanpa ngutang lagi.  Bisa kerja ngga, sok ngurusin yg ngga ngerti urusannya. #Bangke," komen @OrangKoslet.

"DKI udah ada yg ngurus, gak usah caper. mending lu urus rampok Jiwasraya," ujar @WakSobirin.

Yang paling nampol, netizen minta kondisi negara ini dikembalikan lagi sebelum PDIP dan Jokowi berkuasa.

"Rakyat ingin Indonesia kembali sediakala sebelum Jokowi dan PDIP berkuasa," kata @AiraAfniAmalia.

"Gue jg ingin republik ini kembali teduh-aman-tidak gaduh spt sebelum junjunganmu berkuasa, mpok!!🤔🙆‍♀️" komen @ZainalA27947946.

"KEMBALIKAN JOKOWI KESOLO SEKARANG JUGA. KERUSAKAN YG DITIMBULKANNYA MENDUNIA," timpal @EKODJONZHI.
loading...