Mahfud MD: Anak Kelas 5 SD Sudah Diajarin "Muhrim", Ini Virus Jahat, Harus Diperangi


[PORTAL-ISLAM.ID]  Menko Polhukam Mahfud MD di acara ILC tvOne tadi malam, Selasa (29/10/2019), bicara tentang radikalisme.

Mahfud MD menyebut walaupun jumlahnya segelintir, tapi harus diperangi, karena kalau tidak dilawan akan menyebarkan virus-virus jahat kepada anak-anak sekolah.

"Sekarang anak sekolah itu ada loh yang pulang sekolah putri kelas 5 ada temennya laki-laki gak mau keluar, katanya bukan muhrim, padahal masih kecil, sudah bicara muhrim, dilarang oleh agama ketemu laki-laki yang bukan muhrim. Anak kecil diajari seperti itu, masih kelas 5 SD," kata Mahfud.

Menurut Mahfud hal itu adalah virus-virus jahat yang harus diperangi.

"Walaupun sedikit tetapi itu harus diperangi, karena mereka kalau tidak dilawan, itu akan mengajarkan virus-virus jahat kepada anak-anak sekolah," tegas Mahfud.

Pernyataan Mahfud ini tentu makin membuat bergejolak terutama di kalangan Umat Islam.

"Apakah salah anak putri yg masih duduk dibangku kelas 5 SD diajarkan bahwa bertemu laki yg bukan mahram itu dilarang?" kata Habib Ali Alhinduan di twitter.

Yang lain mengingatkan Mahfud untuk menjaga lisan karena bisa berakibat fatal.

"Pernyataan tsb bisa membuat anda murtad, kelas 5 SD itu sekitar 12 tahun, artinya sekitar 3-4 tahun lg masuk aqil baligh. Itu ajaran nabi, anda mau perangi? Berarti anda memerangi nabi, dan kami siap di garda terdepan membela ajaran Sayyiduna Muhammad Sholallohu Alaihi wassalam!" komen @dammevan82.

Seorang dokter juga berkomentar, anaknya yang kelas 5 SD sudah haid, artinya sudah baligh, artinya sudah berlaku hukum-hukum Islam atasnya.

"Anak sy klas 5 SD dan sdh haidh...di skolah dan di rumah pun sdh diajari batas2 pergaulan dg lawan jenis...parah ini mmg pak mpud 😢😢," kata @dr_yurika.

"Kmrn ikut seminar ama istri di Yogya ada anak umur 9 tahun bisa hamil dan yg menghamili masih SMP," komen Muhammad Syakur.

[Video - Pernyataan Mahfud MD di ILC]
loading...
Loading...