WADUH Gigit Jari! Tiket Pilwalkot Solo via PDIP: Tiada Pintu Bagimu, Mas Gibran!


[PORTAL-ISLAM.ID]  Solo - Menindaklanjuti pertemuannya dengan Ketua DPC PDIP Surakarta yang juga Wali Kota Surakarta (Solo), FX Hadi Rudyatmo, Gibran Rakabuming Raka akhirnya mendaftar sebagai anggota PDIP sebagai syarat mendaftar bakal cawalkot dari partai tersebut. Namun PDIP telah menutup pintu untuk sang putra Presiden.

Saat bertemu Rudy, putra Presiden Joko Widodo itu masih diberi harapan untuk maju Pilwakot Surakarta 2020. Syarat utamanya ialah harus membuat kartu tanda anggota (KTA) PDIP terlebih dahulu.

Gibran pun datang ke kantor DPC PDIP Surakarta, Senin (23/9/2019) pukul 13.55 WIB. Dia tampak membawa berkas-berkas untuk diserahkan ke pengurus partai.

"Karena Mas Gibran warga Banjarsari, maka kami PAC Banjarsari yang mengurus pembuatan KTA," kata Ketua PAC Banjarsari, Joko Santoso.

Selain mendaftar sebagai kader. Gibran juga meminta formulir pendaftaran terkait Pilkada 2020 kepada pengurus.

"Kedatangan saya juga sekaligus kalau diberikan kesempatan mengambil sekaligus mengisi formulir pencalonan wali kota," kata Gibran.

Namun sayangnya tim seleksi dan perekrutan dari DPC PDIP Surakarta sedang tidak ada di tempat. Pengurus PDIP saat itu sedang menghadiri acara di DPRD Surakarta.

"Terkait pencalonan, nanti akan ke Pak Putut (ketua tim seleksi). Yang jelas saya akan sesuai prosedur," ujarnya.

Terpisah, FX Hadi Rudyatmo menegaskan telah menutup pintu pendaftaran. DPC PDIP Surakarta hanya mengajukan satu pasangan calon, yakni Achmad Purnomo-Teguh Prakosa.

Pasangan tersebut sudah mengembalikan berkas pendaftaran ke DPC PDIP Surakarta pada pagi harinya, sebelum Gibran datang. Nama Purnomo-Teguh lah yang akan dikirimkan Rudy ke DPP PDIP.

"(Gibran) udah enggak ada kesempatan. Kita enggak buka pendaftaran. Kita penugasan partai. Dan itu (Purnomo-Teguh) aspirasi anak ranting sampai PAC kok," kata Rudy saat ditemui di DPRD Surakarta, Senin (23/9).

Rudy juga tidak mempermasalahkan jika hanya ada satu pasangan yang dia ajukan ke DPP PDIP. Sebab selama ini, hanya ada satu pasangan yang diusulkan oleh kader.

"Enggak ada. Adanya cuma satu pasang saja. Aturannya kan jelas, yang suaranya 25 persen bisa melakukan penjaringan tertutup," kata dia.

Selanjutnya, Rudy memberikan Gibran saran untuk maju Pilkada periode mendatang. Selama rentang waktu tersebut, Gibran diminta ikut berkegiatan bersama PDIP.

"Kalau mau niat enggak sekarang ini, 2024 lah. Tapi dimulai sekarang. Kalau mau niat ya jadi anggota partai dulu," lanjutnya.

Sumber: detikcom
Loading...