Gerindra Tolak Tawaran Menteri dari Presiden Jokowi


[PORTAL-ISLAM.ID] Anggota Dewan Penasihat Partai Gerindra Muhammad Syafi'i menegaskan pihaknya menolak tawaran menteri, dewan pertimbangan presiden, sampai duta besar oleh Presiden Joko Widodo.

"Saya bilang rumor itu terus bergulir, tapi kalau kita memilih menjadi oposisi saya kira sudah tahu jawabannya seperti apa nggak mungkin kita terima tawaran itu," kata Syafi'i di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2019).

Syafi'i menegaskan, Gerindra akan menjadi oposisi sepenuhnya. Baik tak menjadi anggota kabinet Jokowi, sampai oposisi di parlemen.

"Saya kira oposisi dalam makna yang sebenarnya, berarti baik di kabinet maupun parlemen," ucapnya.

Syafi'i meyakini kader dan pendukung Gerindra tetap menginginkan menjadi oposisi. Sebab dalam demokrasi oposisi dibutuhkan sebagai penyeimbang. Prabowo dinilai akan memutuskan Gerindra sebagai oposisi karena mendukung sistem demokrasi tersebut.

"Kader partai Gerindra dan pemikir demokrasi pasti menginginkan Gerindra tetap pada oposisi," ucapnya.

Sementara itu, di akun resmi twitternya Gerindra menegaskan akan tetap bising bersama rakyat.

"Kami akan tetap ramai, kami akan tetap bersuara, dan kami akan tetap bising bersama rakyat," kata akun @Gerindra.

Baca juga :