Kutipan Prabowo Benar... 30 Persen APBN Singapura Untuk Belanja Militer


[PORTAL-ISLAM.ID]  Calon Presiden 02 Prabowo Subianto menyoroti lemahnya pertahanan negara RI karena sedikitnya anggaran untuk militer/pertahanan yang hanya 5% dari APBN, sementara negara tetangga Singapura mereka sampai 30% dari APBN.

Pernyataan Prabowo dalam debat keempat Pilpres 2019 yang digelar malam ini, Sabtu (30/3/2019), sesuai dengan data berikut:

30 Persen APBN Singapura Untuk Belanja Militer

Sekitar 30 persen dari total Anggaran Pemerintah Singapura tahun 2019 ini dialokasikan untuk mendukung upaya pertahanan, keamanan dan diplomasi, yang merupakan "pengeluaran yang signifikan namun sangat diperlukan", kata Menteri Keuangan Heng Swee Keat.

Hal ini disampaikan Menkeu Singapura ketika ia menguraikan rencana di bidang-bidang ini dalam pidato Anggarannya pada Senin (18 Februari 2019), Heng mengatakan bahwa Pemerintah akan berinvestasi lebih banyak, jika diperlukan, untuk melindungi kedaulatan Singapura dan kesejahteraan Singapura.

Dia mengatakan: "Setiap orang memiliki peran yang harus dimainkan untuk menjaga Singapura tetap aman dan terjamin. Mari kita terus bersatu dalam mempertahankan negara dan cara hidup kita."

Masalah-masalah pertahanan dan keamanan mengambil fokus yang lebih besar dari Anggaran tahun ini dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, ungkap Heng pada awal pidatonya.

Memperhatikan bahwa Singapura yang aman dan terjamin akan "memberi kita kepercayaan diri untuk menentukan arah yang independen", ia mengatakan Singapura tidak dapat menerima kondisi kedamaian, kemakmuran, dan stabilitasnya begitu saja, karena Singapura tetap rentan terhadap fluktuasi regional dan global.

Juga, Singapura tidak dapat goyah dalam komitmennya terhadap pertahanan dan keamanan - dengan diplomasi dan pencegahan sebagai pilar kembar dari pendekatannya - terhadap lingkungan geopolitik yang semakin tidak menentu.

Selain membangun hubungan baik dengan negara-negara tetangga dan kekuatan besar melalui Kementerian Luar Negeri (MFA), Heng juga mencatat bagaimana Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) memberikan bobot pada upaya diplomatik dan memastikan bahwa negosiasi dengan Singapura ditanggapi dengan serius.

“Angkatan Bersenjata Singapura yang kuat akan mendukung upaya diplomatik kami dan memastikan bahwa negosiasi dengan Singapura akan ditanggapi dengan serius.”

“Jika diplomasi gagal, kita harus siap membela diri,” katanya.

Sumber: StraitsTimes

[Video - Prabowo]