Dukung Prabowo, Rais Aam Thoriqoh Syathoriyah Indonesia Jamin Berikan 7 Juta Suara Jamaahnya


[PORTAL-ISLAM.ID] Jamaah Thoriqoh Syathoriyah Indonesia menyatakan akan mendukung penuh pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019 yang digelar 17 April nanti.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Rais Aam Thoriqoh Syathoriyah Indonesia KH M Sofyan, Selasa (19/2/2019), saat menerima kunjungan Prabowo Subianto di Pondok Pesantren Majelis Ta'lim Kyai Tambak Deres, Jalan Bogorami, Surabaya, yang diasuhnya.

Menurut KH M Sofyan, wujud dukungan kepada pasangan Prabowo-Sandi dilakukan dengan memberikan jaminan bahwa tiga juta suara massa jamaah jamiyahnya di Jawa Timur akan mendukung dan memenangkan pasangan Capres dan Cawapres Nomor Urut 02 tersebut.

Bahkan, selain di Jawa Timur, ia juga menjamin dukungan suara jamaahnya di seluruh Pulau Jawa, hingga ke Jawa Barat yang mencapai sekitar tujuh juta, juga sama, yakni kepada Prabowo-Sandi.

"Saya selaku Rais Am Thoriqoh Syathoriyah Indonesia sepakat mendukung penuh Prabowo," tegasnya, usai acara deklarasi dukungan ke Prabowo-Sandi, di dalam ponpesnya di Jalan Bogorami I No 19 Surabaya, Selasa (19/2/2019).

KH M Sofyan berharap, bila Prabowo memenangkan Pilpres 2019, agar menepati semua janji-janjinya.

"Harapan saya cuma itu saja sih," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, KH M Sofyan menepis anggapan tentang orang yang menyebut sosok Prabowo Subianto Capres nomor 02 sebagai orang yang kejam.

Dimata KH M Sofyan Rais Am Thoriqoh Syathoriyah Indonesia, sosok mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus ke-15 periode 1995-1998 itu sebagai sosok yang tegas.

M Sofyan mengaku mengagumi sosok Prabowo, yang memiliki latar belakang militer dimasa lalu.

"Baik, bijak dan tegas karena memang tentara makanya tegas bukannya jahat. Saya senang soal itu," ujar M Sofyan, Selasa (19/2/2019).

Pengasuh Ponpes Majelis Ta'lim Kyai Tambak Deres, Jalan Bogorami, Surabaya itu mengaku terharu, saat mendengar penuturan Prabowo tentang alasannya tetap berkeinginan maju menjadi Presiden di tahun 2019.

Bahwa Prabowo ingin mengabdikan diri disisa usianya pada kemakmuran bangsa dan rakyat Indonesia.

"Itu yang membuat saya terenyuh," lanjutnya.

Ia juga menganggap, Prabowo sosok yang suka silaturahmi kepada para ulama.

KH M Sofyan juga menceritakan bahwa dirinya sempat menjadi pendukung utama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Jokowi saat Pilpres 2014 silam.

Ditahun politik Pilpres 2019, KH M Sofyan Rais Am Thoriqoh Syathoriyah Indonesia mengaku tak lagi mendukung capres petahana.

Ia menganggap capres petahana tidak menepati janji. Banyak tawaran program sejak masa kampanye 2014 silam tidak terealisasi hingga saat ini.

"Saya bukan berbelok haluan, tapi sudah putar balik dukung yang lain," tegasnya usai acara.

Ia menyebut, banyak aspek kebijakan era Jokowi belum terealisasi secara merata. Mulai dari kebijakan ekonomi, kebijakan hukum dan kebijakan strategis lainnya.

"Banyak yang tidak cocok di mata saya, mulai dari perekonomian dan hukum, mana buktinya," imbuhnya.

Terlepas dari itu semua, ia sangat berharap Prabowo Subianto bisa merubah keadaan bangsa dan negara ini. (Tribunnews)
Baca juga :