Ust. Abdul Somad: Memupuk Risau


[PORTAL-ISLAM.ID] Kehidupannya sudah mapan; harta, keluarga, reputasi dan semua keduniawian.

Titelnya al-Amin, masyarakat jahiliyah pun meyakini itu.

Tapi ia risau melihat khamar, zina, judi, paganisme, ketidak adilan dan semua kejahatan.

Itulah pribadi yang diajarkan Rasulullah Muhammad -Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam-.

Perjuangan berawal ketika risau mulai tumbuh. Musuh mulai datang. Aral melintang. Ombak dan karang menghadang.

Hari ini, kadang risau itu mesti dicari. Hari Ahad, pergilah ke Panti. Risau melihat anak yatim tidak berselimut. Risau menyaksikan Sekolah Pendidikan Al-Qur’an terbengkalai.

Pergi ke pedalaman, risau melihat Surau bersarang laba-laba. Risau melihat ummat tak mengenal Allah.

Jangan pernah menikmati zona aman, karena iman diukur dengan merasa tidak nyaman ketika saudara seiman tidak senang dan tidak kenyang.

Mudah-mudahan kerisauan itu yang akan menghantarkan ke pintu Jannatul-Firdaus.

Pondok Qur’an Bustanul-Hikam di Perkampungan Talang Mamak masih perlu uluran tangan, BNI Syariah atas nama Yayasan Muara 0469-692180.

16 Jumadil Ulaa 1440
22 Januari 2019

Penulis: Ust. Abdul Somad