Sandi Jenguk Kades Yang Dipenjarakan


[PORTAL-ISLAM.ID] Sandiaga Salahuddin Uno disambut ratusan pendukungnya saat tiba di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Mojokerto saat akan menjenguk Kepala Desa Sampang Agung, Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Suhartono alias Nono yang ditahan karena mendukungnya.

Ya, Suhartono ditahan di Lapas Klas IIB Mojokerto sejak 19 Desember 2018. Ia divonis 2 bulan penjara dan denda terbukti bersalah karena mendukung calon wakil presiden nomor urut 02 tersebut.

Sandi masuk ke lapas ditemani Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Gus Irfan dan istri Nono. Sebelum menemui Nono, Sandi, dan rombongan harus melepaskan semua alat elektronik di tubuhnya. Dari jam tangan hingga telepon genggam dan digeledah seluruh tubuh.

Nono sudah menunggu di dalam, ditempat terbuka pertemuan tamu dengan narapidana Lapas. Begitu melihat Sandi, wajah Nono terihat sumringah. Di meja ada kerajinan burung merak dan boneka bertuliskan Prabowo Sandi.

“Terima Kasih Pak sudah menemui saya. Ini kehormatan besar. Apalah saya dijenguk calon wakil presiden,” ucap Nono di Mojokerto, Rabu 2 Januari 2018.

“Semoga tabah ya Mas Nono. Kita semua berharap, nanti hukum tidak hanya tajam ke bawah tapi juga tajam ke atas, tidak seperti sekarang yang kadang tumpul ke atas,” timpal Sandi.

Pertemuan yang hanya berlangsung 15 menit itu Nono sempat memeluk Sandi. “Kita ketemu sebentar lagi Bang. Dua bulan lagi,” kata Nono.

“Aamiin,” ucap Sandi.

Sumber: TeropongSenayan

Berikut tanggapan warganet.

"Sementara pak Mentri dan Bu mentri yang angkat tangan simbol 01 masih bebas,,," cuit @Supriya15021978.

"Anjirrr, ciyus ni? Kmrn LBP sama SM jelas2 kampanye di acara hajatan penyambutan rente, isyarat jari juga," cuit @tangankanan13.

"Blunder sontoloyo karena IQ 200 sekolam eeeh malah dapat simpati rakyat luas...maju terus @prabowo dan @sandiuno . . #rezimjahatpastikalah," cuit @Wagun9.

"Aneh tapi Nyata . Seakan pintu Penjara , gampang terbuka , siap mengurung mereka pendukung Kubu 02. Tapi tidak untuk Pendukung kubu 01 , meskipun terlihat melakukan 'kesalahan' yg sama," cuit @trisenka.