Ahli Geopolitik: Prabowo Menolak Keras Teroris Dikaitkan dengan Islam, Akan Terjadi Perubahan Mendasar Penanganan Terorisme


[PORTAL-ISLAM.ID]  Tulisan Hendrajit (Pengkaji Geopolitik), mengomentari Debat Pilpres yang menunjukkan sikap jelas Prabowo-Sandi yang MENOLAK keras teroris dikaitkan dengan Islam.
-----------------------------

Tapi yang saya surprise itu justru Sandi ketika membuat argumen memperkuat tesis Prabowo bahwa terorisme itu penyusupan asing.

Dengan melontar gagasan perlunya kontra ideologi dan kontra propaganda sebagai skema pemberantasan terorisme. Prabowo-Sandi satu langkah lebih maju ketimbang petahana yang masih dalam kerangka Deradikalisasi yang bersifat mikro.

Dengan melontar kontra ideologi dan kontra propaganda Prabowo Sandi memandang terorisme berasal dari skenario global menggunakan terorisme sebagai sarana aksi destabilisasi di negri kita. Seraya mencemarkan umat Islam seakan radikal dan mendukung cara cara kekerasan.

Sandi juga menawarkan pentingnya pemetaan kelompok atau daerah yang rawan untuk dijadikan agen-agen proxy berlabel Islam sebagau terorisme. Gagasan ini jelas bertentangan dengan konsepnya Jokowi-Amin yang tetap berasumsi kelompok islam radikal lah hulu penyebabnya.

Sebaliknya Prabowo-Sandi beranggapan orang-orang yang mau direkrut adalah orang-orang putus harapan dan frustrasi menghadapi himpitan sosial ekonomi. Bukan karena paham Islam yang radikal.

Saya bisa bayangkan implikasi cara pandang baru ini ketika diterjemahkan dalam kebijakan politik dan keamanan. Akan terjadi perubahan yang cukup mendasar.

(Hendrajit)

[Video]

Sumber: fb