Pembebasan Ustadz Abu Bakar Baasyir, Pendukung Jokowi Marah Mengancam Golput


[PORTAL-ISLAM.ID] Ustadz Abu Bakar Baasyir akan dibebaskan. Kuasa hukum calon Presiden nomor urut 01, Yusril Ihza Mahendra, mengatakan pembebasan itu disetujui Presiden Joko Widodo.

Kepada Jokowi, Yusril mengatakan Baasyir sudah berhak mengajukan bebas bersyarat sejak Desember lalu, setelah menjalani dua pertiga masa hukuman. Namun untuk bebas, Baasyir harus menandatangi surat setia kepada NKRI.

Yusril mengatakan Abu Bakar Baasyir menolak syarat menandatangi surat setia kepada NKRI. Dia pun meminta Jokowi untuk mengeluarkan kebijakan presiden dan mengesampingkan syarat bebas bersyarat tersebut. Jokowi, kata dia, setuju untuk mengesampingkan syarat tersebut.

Akan dibebaskannya Ustadz Abu Bakar Baasyir ini ternyata menjadi blunder bagi kubu petahana. Para pendukung petahana (terutama di Bali) marah dan mengancam akan Golput di Pilpres 2019.

Diantaranya Jerinx personal Superman Is Dead melalui akun twitternya memposting karikatur Ustadz Abu Bakar Baasyir yang dikaitkan dengan Bom Bali.

Juga akun Dejohn di facebook yang menyebut pembebasan Ustadz Abu Bakar Baasyir demi meraup dukungan dalam Pilpres.

"Saya sekeluarga semakin yakin GOLPUT di PILPRES nanti," ancam Dejohn.