KPU Tidak Fair?!! Dulu Sebut Visi-Misi Capres-Cawapres Bisa Direvisi Selama Masa Kampanye, Sekarang Revisi Prabowo-Sandi Ditolak


[PORTAL-ISLAM.ID] Komisi Pemilihan Umum (KPU) sepertinya tak henti-hentinya mempertontonkan kontroversi yang bikin publik menilai tidak fair sebagai wasit pemilu.

Kali ini KPU menolak perubahan visi-misi yang diajukan Tim Prabowo-Sandi.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) menolak revisi dokumen visi dan misi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Ketua KPU Arief Budiman memastikan semua dokumen terkait Pilpres 2019 sudah tak dapat diubah. Lantaran kata dia, masa penyerahan dokumen sudah lewat.

"(Tak bisa terima) kan sudah jelas, KPU hanya terima dokumen pendaftaran di masa pendaftaran," kata dia.

Link: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20190111130916-32-360143/kpu-tolak-revisi-visi-misi-prabowo-sandi-masanya-telah-usai

PADAHAL... KPU sendiri dimasa pendaftaran menyatakan Visi-Misi Capres-Cawapres bisa direvisi selama masa kampanye.

[Kompas.com - 25/09/2018]
Visi dan Misi Capres-Cawapres Bisa Direvisi Selama Kampanye

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merilis visi dan misi pasangan calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pemilu 2019, yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Namun demikian, visi-misi tersebut masih bisa direvisi sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Artinya, sembari berkampanye, pasangan calon masih diperbolehkan untuk memperbaiki visi dan misi.

Selain itu, pasangan calon juga masih diperbolehkan untuk mengubah anggota tim kampanye, sembari masa kampanye berjalan.

"Iya, nggak ada masalah (revisi visi misi dalam masa kampanye). Termasuk soal itu, tim kampanye, nanti sambil berjalan masih bisa ditambah dan dikurangi," kata Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/9/2018).

Pramono mengatakan, tak ada batasan akhir perbaikan visi dan misi pasangan calon. Sebab, ke depannya isu-isu negara akan berkembang. Penting untuk menyesuaikan visi dan misi dengan perkembangan isu.

Paling penting, kedua paslon telah mendaftarkan visi dan misi serta anggota tim kampanye awal ke KPU. Jika nantinya ada perubahan, maka paslon diminta untuk menginformasikannya ke KPU.

"Kewajiban pertama itu kan pertama saat mendaftar mereka mengumpulkan visi dan misi. Itu yang penting. Tapi sambil jalan, itu kan bisa ada perubahan dan bisa disampaikan sambil merespons dinamika yang berkembang," tutur Pramono.

Link: https://nasional.kompas.com/read/2018/09/25/15264491/visi-dan-misi-capres-cawapres-bisa-direvisi-selama-kampanye

Jadilah Wasit Yang Fair!

Timses Prabowo-Sandi yang juga Sekjen PAN, Eddy Soeparno meminta KPU menjadi wasit yang adil.

"Ya itulah yang ingin kami ketahui ya, KPU sebagai penyelenggara pemilu sesungguhnya menurut kami harus menjadi wasit yang fair, juru penyelenggara yang fair, memberikan kesempatan yang berimbang dan sama, adil kepada seluruh pihak," ucap Eddy, seperti dilansir detikcom.

"Dan saya kira KPU ini sudah banyak mendapatkan kritikan dari publik ya, dari pengamat, dari para politikus yang bijak. Menurut saya, jangan sampai kita ini berdebat terus tentang tata cara KPU itu menyelenggarakan perhelatan pilpres dan pada akhirnya KPU yang saat ini nanti tercatat dalam sejarah sebagai KPU yang menyelenggarakan pilpres yang paling tidak baik di dalam sejarah era reformasi kita," dia menambahkan.